UNAIR NEWS Menyadari pentingnya partisipasi mahasiswa dalam mengikuti konferensi di luar negeri, Departemen Keilmuan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 51动漫 menggelar seminar bertajuk Road To Conference, Jumat (2/06). Seminar bertempat di Aula Fajar Notonegoro itu dihadiri puluhan mahasiswa FEB.
Seminar yang diselenggarakan sembari menunggu waktu berbuka puasa itu menghadirkan dua pembicara Mohammad Rusdinal Muslih selaku Ketua BEM FEB 2016 dan Iman Harymawan, SE., MBA., Ph.D, selaku Editor in Chief Asian Journal of Accounting Research. Keduanya banyak memberi informasi seputar tata cara dan tips mengikuti konferensi di luar negeri.
淢enjadi mahasiswa harus memunculkan keunikan, yaitu yang membuat kita berbeda dengan orang lain. Bagaimana orang lain melihat kita, apakah kita seorang akademisi atau pejuang konferensi, ujar Rusdinal saat membuka pemaparan tentang konferensi.
Dalam pemaparannya, Rusdinal menjelaskan dengan detail proses sebelum mengikuti konferensi. Menurutnya, berbagai konferensi sering diselenggarakan di berbagai negara, mulai dari yang dikompetisikan hingga panel diskusi untuk merumuskan ide-ide dari masing-masing peserta. Rusdinal pun meyakinkan bahwa mengikuti konferensi tidak sulit, asalkan memiliki niat dan melakukan seluruh proses yang disyaratkan.
淪etiap hari pengumuman konferensi itu ada. Bahkan pada bulan Juli hampir di setiap negara menyelenggarakan konferensi dengan berbagai topik, terang Rusdinal kepada para mahasiswa.
Hal serupa disampaikan Iman. Menurutnya, dibutuhkan kesungguhan untuk membuat paper sebagai salah satu syarat mengikuti konferensi. Tak hanya itu, dosen FEB UNAIR ini memberikan tips dan trik untuk dapat melanjutkan studi di luar negeri.
淜etika ingin kuliah di luar negeri, bahasa Inggris saya tidak terlalu bagus. Tetapi saya percaya diri, dan itu kuncinya, kata Iman.
Sementara itu, Ketua BEM FEB Fajar Pratomo berharap, seminar ini dapat menumbuhkan minat dan kesadaran para mahasiswa untuk mengikuti konferensi di luar negeri. Ia mengatakan, dengan mengikuti konferensi, selain meningkatkan pengetahuan dan prestasi mahasiswa dapat menjalin relasi dengan mahasiswa dari beragam negara.
Seminar berakhir lima menit sebelum waktu buka puasa. Usai seminar, para peserta berbuka puasa bersama. (*)
Penulis : Siti Nur Umami
Editor : Binti Q. Masruroh





