51动漫

51动漫 Official Website

Berdayakan Guru dan Kader, FKM UNAIR Selenggarakan Edukasi dan Pelatihan di Pulau Talango

Edukasi KEK dan Anemia serta Pelatihan Pengukuran LiLA pada Remaja Wanita di SMAS Plus Miftahul Ulum Sumenep (Foto: Istimewa)
Edukasi KEK dan Anemia serta Pelatihan Pengukuran LiLA pada Remaja Wanita di SMAS Plus Miftahul Ulum Sumenep (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Tim Pengmas Talango 2024 yang terdiri atas mahasiswa dan dosen F 51动漫 (UNAIR) serta Mahasiswa Universitas Wiraraja Sumenep melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul Pemberdayaan Kader Posyandu dan Guru Sekolah di Pulau Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep untuk Screening Balita Stunting Dan Remaja Putri KEK. Kegiatan ini diselenggarakan secara bersamaan di dua tempat yaitu di SMA Plus Miftahul Ulum Sumenep dengan sasaran guru dan remaja putri serta di Puskesmas Talango dengan sasaran kader kesehatan.

KEK dan Anemia pada remaja sering kali diabaikan karena gejala yang ditimbulkan terkadang tidak nampak dan tidak signi铿乲an dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, remaja putri berada pada fase kritis pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang membutuhkan asupan gizi optimal. KEK dan Anemia dapat menghambat pertumbuhan 铿乻ik, menurunkan kemampuan kognitif, hingga masalah kesehatan jangka panjang.

Tim Pengmas Talango 2024 dan Kelompok Riset CHeNECE (Center for Health and Nutrition Education, Counselling and Empowerment) yang melakukan edukasi KEK dan Anemia pada siswi di SMAS Plus Miftahul Ulum disambut dengan baik dan antusias. Guru dan beberapa siswi mengatakan bahwa sebelumnya tidak mengetahui apa itu KEK dan merasa terbantu dengan edukasi yang diberikan.

淚nformasi yang disampaikan sangat berguna dan pelatihan pengukuran LiLA yang diberikan dapat membantu kami dalam menentukan kebutuhan kesehatan siswi kami ke depannya, ucap Tutik selaku guru dan penanggung jawab kesiswaan di SMAS Plus Miftahul Ulum.

Pada saat yang bersamaan, edukasi pencegahan stunting dan pelatihan pengukuran antropometri juga dilakukan kepada kader kesehatan di Puskesmas Talango. Edukasi ini diharapkan dapat menambah pengetahuan kader setempat dan lebih jeli dalam melakukan pengukuran serta deteksi dini balita yang terindikasi stunting.

Selain itu, pelatihan pengukuran antropometri yang akurat bagi tenaga kesehatan dan kader posyandu sangat penting untuk memastikan pemantauan pertumbuhan anak dilakukan dengan benar. 淒ata yang akurat memungkinkan deteksi dini masalah pertumbuhan, sehingga intervensi yang tepat dapat segera dilakukan, ucap Prof Trias Mahmudiono, SKM MPH (Nutr), GCAS, PhD setelah menyampaikan materi edukasi stunting.

Kegiatan pengmas ini mendapatkan dukungan serta respon positif dari civitas academica di SMA Plus Miftahul Ulum, Kader Kesehatan, serta Bidan di Pulau Talango. Banyak pertanyaan yang disampaikan pada saat edukasi dan keterlibatan yang ditunjukkan oleh kader pada saat pelatihan berlangsung. Pesan-pesan di kegiatan mendatang juga disampaikan oleh para peserta kegiatan.

Kerja sama ini akan terus berlanjut salah satunya dengan adanya rencana penerjunan kedua oleh Tim Pengmas Talango yang akan diselenggarakan dalam bentuk lomba dengan tajuk kesehatan baik di SMA atau pun di Puskesmas. 淗arapannya bapak/ibu guru dan kader termotivasi dan tercerahkan dalam melakukan skrining balita stunting dan anemia pada remaja. Semoga pada penerjunan kedua nanti antusiasnya tetap sama dan dapat berjalan dengan lancar, ucap Amanda Rakhmad selaku anggota kelompok riset CHeNECE dan Tim Pengmas Talango 2024.(*)

Penulis: Tim Pengmas Talango FKM UNAIR

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT