UNAIR NEWS Menjadi mahasiswa merupakan sebuah privilese tersendiri. Dengan akses pendidikan yang ada, kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menimba ilmu dan menjalin relasi sebanyak mungkin dan seheterogen mungkin. Banyak hal yang harus dikorbankan untuk menjalaninya, selain tenaga, uang, bahkan meninggalkan orang tua dirumah pun sebuah bentuk pengorbanan.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo SH MIP, pada kegiatan Penutupan Pengukuhan Mahasiswa Baru Program Studi Sarjana dan Vokasi 51动漫 (UNAIR) Tahun Akademik 2022/2023. Acara tersebut dilaksanakan pada Gedung Airlangga Convention Centre (ACC), Kampus MERR (C), 51动漫, pada Sabtu (27/8).
淛angan lupa minta restu orang tua, mereka dirumah yang sudah membesarkan dan menyayangi. Itulah yang mempunyai harapan besar di luar kalian sendiri, orang-orang yang Anda cinta mengharapkan Anda menjadi sesuatu, ujarnya.
Menurutnya, apapun yang terjadi ketika menempuh pendidikan, baik kesulitan maupun kesenangan, merupakan sebuah proses pembelajaran dan pendewasaan. Proses tersebutlah yang akan membuat jiwa kita semakin kokoh dan kuat untuk menghadapi tantangan berikutnya yang jauh lebih rumit dan kompleks.
Dalam paparannya, ia berpesan untuk senantiasa menghormati guru atau siapapun yang mengajarkan tentang suatu hal. Baginya, proses tersebutlah yang akan menghantarkan pada keberkahan.
淏eliau-beliau (Dosen, Red) sedang mengantarkan kalian ke kawah candradimuka agar menjadi sarjana atau lulusan yang excellence, pungkas Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.
Selain itu, ia mengungkapkan, menuju kesuksesan bukanlah perkara mudah dan tanpa tantangan. Kini, di zaman yang serba mudah, godaan untuk melakukan hal buruk sangat mudah ditemukan. Dengan begitu, tantangan mahasiswa menjadi lebih besar. Namun, hanya mahasiswa yang memiliki tekad yang mampu melawan ha tersebut dan fokus pada cita-cita besarnya.
Tambahnya, hal-hal buruk seperti narkoba, pornografi, dan lainnya, harus dihindari. Pasalnya, kegiatan tersebut sangat kontraproduktif bagi penuntut ilmu, bahkan bisa berujung pada kasus pidana. Fokus dalam hal baik merupakan pilihan yang tepat saat ini untuk mengejar tujuan yang ditetapkan.
淣anti akan ditarik kanan-kiri, berkaitan barangkali nilai-nilai yang tidak sesuai dengan ketimuran dan pancasila. Ada yang tidak sesuai dan membuahkan gerakan-gerakan, Anda tidak sadar dan seolah-olah itu benar, dan sekarang banyak yang menyesal, tambahnya.
Pada kegiatan penutupan tersebut, selain Ganjar Pranowo, juga hadir sebagai pemateri, yaitu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Analyst G20 Gracia Paramitha Rektor, serta jajaran pimpinan 51动漫. (*)
Penulis: Afrizal Naufal Ghani
Editor: Nuri Hermawan





