Perkembangan wilayah perkotaan yang semakin pesat menyebabkan keterbatasan lahan untuk kegiatan pertanian dan berkebun. Kondisi ini juga dirasakan oleh masyarakat Kelurahan Kalisari, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, yang didominasi oleh kawasan pemukiman padat. Menyikapi permasalahan tersebut, mahasiswa BBK 7 berkolaborasi dengan Karang Taruna Kelurahan Kalisari menghadirkan inovasi pertanian perkotaan melalui penerapan sistem hidroponik sebagai solusi berkebun modern tanpa menggunakan tanah.
Hidroponik merupakan metode budidaya tanaman yang memanfaatkan air sebagai media tanam dengan tambahan nutrisi sesuai kebutuhan tanaman. Sistem ini dinilai efektif untuk wilayah dengan keterbatasan lahan karena dapat diterapkan di ruang sempit, hemat penggunaan air, serta mudah dalam perawatan.
Kegiatan hidroponik yang dilaksanakan oleh mahasiswa BBK 7 bersama Karang Taruna Kalisari bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memanfaatkan lahan terbatas secara produktif dan ramah lingkungan. Tanaman yang dibudidayakan meliputi sayuran daun seperti selada, sawi, dan kangkung yang memiliki masa panen singkat dan nilai konsumsi tinggi.
Perwakilan Karang Taruna Kelurahan Kalisari menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pemuda dan masyarakat.
淧rogram hidroponik ini menjadi kegiatan yang bermanfaat dan aplikatif bagi pemuda Kalisari. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga Sementara itu, perwakilan dari kelompok BBK 7 menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Karang Taruna menjadi kunci keberhasilan program.
淜ami berharap kegiatan hidroponik ini tidak hanya menjadi program kerja jangka pendek, tetapi dapat berlanjut dan dikelola bersama oleh Karang Taruna serta masyarakat sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan Kalisari, tutur perwakilan kelompok BBK 7.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada konsep pertanian berkelanjutan yang tidak hanya menghasilkan sayuran sehat dan higienis, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan. Antusiasme warga dan Karang Taruna menunjukkan bahwa inovasi hidroponik memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di wilayah perkotaan.
Dengan adanya sinergi antara mahasiswa BBK 7 dan Karang Taruna, diharapkan program hidroponik ini dapat menjadi contoh nyata kolaborasi pemuda dan akademisi dalam menciptakan solusi kreatif bagi permasalahan lingkungan dan pangan di Kelurahan Kalisari.





