UNAIR NEWS Duta besar Polandia H.E Ms. Beata Stoczynska melakukan kunjungan ke 51动漫 pada Rabu (27/11/2019). Kunjungan itu berlangsung di Ruang Sidang Pleno dalam rangka menjajaki kerja sama antar kedua belah pihak.
Kedatangan H.E Ms. Beata Stoczynska yang didampingi oleh Konsul Kehormatan Republik Polandia di Surabaya Soedomo Mergonoto beserta rombongan dari kedutaan disambut langsung oleh Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, tim dari Airlangga Global Engagement (AGE) dan beberapa pimpinan fakultas.
Dalam kunjungannya itu, Ms. Beata Stoczynska mengatakan bahwa ia merasa terkesan, mengingat itu adalah kunjungan kali pertama Dubes Polandia ke 51动漫. Meski sebelumnya sudah ada beberapa universitas yang bekerjasama dengan UNAIR.
淪aya berharap kerja sama ini dapat terus dilakukan dengan menandatangani MoU antar 51动漫 dengan beberapa universitas di Polandia, ujarnya Ms. Beata.
Ms. Beata mengatakan, Polandia memiliki kedokteran yang sangat bagus. Meskipun begitu, dia berharap bahwa kerja sama dengan UNAIR tidak hanya dalam bidang kedokteran saja melainkan juga dalam bidang sosial, farmasi, bisnis, ilmu pengetahuan alam, kesehatan masyarakat dan tidak menutup kemungkinan bidang kerja sama lainnya.
淪aya sangat senang melihat pencapaian UNAIR yang begitu luar biasa. Banyak sekali kerja sama yang dilakukan oleh UNAIR perguruan Tinggi Asia dan Eropa serta posisinya di tingkat dunia. Saya memberikan apresiasi yang luar biasa dengan banyaknya prodi yang telah teakreditasi internasional, ungkapnya.
淒iharap kerja sama ini bisa saling menguntungkan kedua belah pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tidak hanya tentang kesehatan tapi juga tentang gender,漷andasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Prof. Djoko Santoso mengatakan bahwa kunjungan Polandia merupakan kesempatan yang bagus dalam meningkatkan kegiatan internasional. Pada kunjungan tersebut, tentunya kedua belah pihak dapat saling berbagi pengalaman seputar aktifitas dan kegiatan akademik serta keunggulan pendidikan yang ada di Polandia dan juga UNAIR.
淜edatangan Polandia disini sangatlah penting untuk saling berbagi pengalaman dan manfaat bagi keduanya. Saya berharap kerja sama ini tidak hanya fokus pada proses pendidikan, melainkan juga riset akademik, publikasi dan sitasi mahasiswa dan dosen, tuturnya.
Dalam hal ini, Prof Djoko juga mengapresiasi kerja sama yang telah dilakukan antara University of Warsaw, University of Opole, Medical University of Lublin, University of Poland, Medical University of Gdanzk, University in Lodz, Medical University of Bialystok dan 51动漫. Kedepannya, sambungnya, UNAIR dan Polandia akan melakukan program pertukaran ICM yaitu pertukaran mahasiswa dan dosen.
淧rogram ini merupakan rencana pemerintah Uni Eropa. Dan UNAIR berkesempatan melakukan program pertukaran tersebut dengan University of Warsaw dan University of Opole, tutupnya.
Penulis: Khefti Al Mawalia





