n

51动漫

51动漫 Official Website

Bertukar Ilmu Lintas Negara Lewat Konfererensi Internasional

konferensi
Dekan FKH UNAIR Prof. Dr. Pudji Srianto, drh.,M.Kes. membuka konferensi, Rabu (12/7). (Foto: Nuri Hermawan)

UNAIR NEWS – Menyadari perlunya galian inovasi baru tentang deteksi penyakit sejak dini, Fakultas Kedokteran Hewan 51动漫 menyelenggarakan konferensi internasional dengan tema 淏iotechnology Strengthen Biomedical Science and Veterinary Medicine. Konferensi berlangsung pada 12-13 Juli lalu bertempat di Aula Tandjung Adiwinata, FKH UNAIR.

Pertemuan antara ilmuan muda dari berbagai negara ini membahas pokok bahasan di bidang kesehatan hewan. Berbagai topik didiskusikan bersama untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan manusia.

Acara diisi oleh 17 pembicara ternama dari berbagai negara yang berasal dari tiga benua, yaitu Asia, Eropa, dan Australia. Ini menjadi satu ajang kolaborasi dan sinergitas dalam meningkatkan penelitian bagi para akademisi di Indonesia, terutama UNAIR. Diantara dari mereka berasal dari Belanda, Jepang, Jerman, Australia, Thailand, dan Indonesia.

Wakil Dekan I FKH UNAIR Prof. Dr. Fedik Abdul Rantam mengatakan, bukan hanya dosen yang dituntut untuk membuat inovasi baru terhadap keilmuan yang digeluti, namun juga mahasiswa. Minimal, dosen dan mahasiswa membuat paper yang dipulikasikan tingkat fakultas sampai dengan internasional.

淜onferensi seperti ini juga untuk membiasakan mental mahasiswa supaya tidak mudah putus asa dalam melakukan penelitian, terutaman jika ranahnya internasional, jelas Prof. Fedik yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia The Veterinary Medicine International Conference 2017.

Konferensi yang dibuka dengan tarian remo tersebut diikuti oleh sekitar 200 partisipan yang terdiri dari dosen, peneliti, dan mahasiswa. Dari Indonesia, peserta berasal dari UNAIR, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, maupun Institut Pertanian Bogor.

Di hari pertama, setelah pemaparan materi dari delapan pembicara asal Asia dan Eropa, dilanjutkan dengan pemaparan hasil penelitian dari 24 pemakalah paralel. Mereka dibagi menjadi empat kelas, diantaranya kelas Biomedical Science, Reproduction, dan One Health.

Delapan materi tersebut diantaranya adalah Wild Infection / Fever, Skin Stem Cell Resource Potential for Peripheral Nerve Repair, Aplication of Metabolomics in Biomedical and Related Science, Avian Influenza Virus Circulation in Environment, Species and Genetic Diversity of trypanosomes, 21th Century Diseases Threat and Epidemiology, Molecular characterisation of Hepatitis Virus in Indonesia dan New Adjuvant and Vaccine Technology.

Sedangkan di hari kedua, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari sembilan pemateri asal Asia dan Australia. Luaran dari konferensi ini adalah jurnal dan makalah terindeks Scopus yang membahas permasalahan kesehatan hewan dan manusia di dunia. (*)

Penulis : Disih Sugianti

Editor : Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT