51

51 Official Website

Bijak Berteknologi, Mahasiswa BBK UNAIR Bawa Edukasi AI ke Banyuwangi

kelompok mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51 (UNAIR) menginisiasi program Kenal AI di Desa Sumbermulyo

UNAIR NEWS Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) turut memengaruhi dunia pendidikan, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Menanggapi kondisi tersebut, kelompok mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51 (UNAIR) menginisiasi program Kenal AI di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Program ini dilaksanakan pada 12 Januari 2026 di SDN 1 Sumbermulyo dan 14 Januari 2026 di SDN 3 Sumbermulyo, dengan sasaran utama siswa Sekolah Dasar. Meski sebagian besar siswa telah mengenal AI dalam keseharian mereka, pemanfaatannya masih belum tepat dan belum diarahkan untuk menunjang proses pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan ini difokuskan pada edukasi penggunaan AI secara bijak, khususnya sebagai alat bantu belajar, sekaligus sebagai upaya persiapan siswa kelas VI dalam menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya bantuan perangkat Chromebook dari pemerintah yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam pembelajaran. Melalui bimbingan dosen pembimbing lapangan Hari Soepriandono, S.Si., M.Si., mahasiswa UNAIR berupaya meningkatkan literasi digital siswa dengan pendekatan yang aplikatif dan mudah dipahami.

Program Kenal AI dikemas melalui metode demonstrasi dan praktik langsung. Siswa diperkenalkan pada berbagai platform chatbot AI seperti ChatGPT, Gemini, dan DeepSeek, serta dibekali pemahaman mengenai cara kerja AI, manfaatnya dalam mencari ide dan merangkum bacaan, serta batasan etika agar teknologi tidak disalahgunakan untuk mencontek atau menyalin tugas secara mentah.

Pelaksanaan kegiatan di kedua sekolah berjalan dengan antusiasme tinggi, baik dari siswa maupun dukungan positif dari para pengajar. Siswa tampak aktif bertanya, mencoba langsung penggunaan chatbot AI, serta berdiskusi mengenai pemanfaatan teknologi dalam belajar sehari-hari.

Kepala SDN 1 Sumbermulyo, Suyitna, S.Pd, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Anak-anak sudah dekat dengan teknologi, tetapi masih perlu diarahkan agar dapat memanfaatkan AI secara bijak untuk belajar. Program Kenal AI sangat membantu sekolah dalam memberikan pemahaman tersebut, ujarnya. Sementara itu, Shidiqy Baihaqy El Muhammady selaku ketua kelompok BBK 7 UNAIR menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meluruskan cara pandang siswa terhadap AI. Kami ingin menegaskan bahwa AI adalah alat bantu belajar, bukan sarana untuk mencontek. Dengan pemahaman yang tepat, siswa diharapkan lebih siap menghadapi pembelajaran berbasis digital, jelasnya.

Secara substansial, program ini mencerminkan komitmen UNAIR dalam mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, sekaligus berkontribusi pada SDG 9 terkait inovasi infrastruktur digital dan SDG 10 dalam mengurangi kesenjangan literasi digital antarwilayah. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar, diharapkan transformasi pendidikan digital di Banyuwangi dapat terus berlanjut secara berkelanjutan.

Penulis: Yonatan Triandiva

AKSES CEPAT