51动漫

51动漫 Official Website

Bongkar Mitos Menyikat Gigi, Mahasiswa FKG Raih Juara Pertama Lomba Poster Nasional

Davinzo Luis Gunardy dan Feliza Theodora Putri Tjokro, mahasiswa FKG yang meraih juara pertama lomba poster di National Dentistry of Hang Tuah Competition (Foto: Istimewa)
Davinzo Luis Gunardy dan Feliza Theodora Putri Tjokro, mahasiswa FKG yang meraih juara pertama lomba poster di National Dentistry of Hang Tuah Competition (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Mahasiswa 51动漫 (UNAIR) kembali mengukir prestasi. Kali ini capaian prestasi dipersembahkan oleh mahasiswa (FKG), Davinzo Luis Gunardy dan Feliza Theodora Putri Tjokro. Keduanya meraih juara pertama pada lomba poster di National Dentistry of Hang Tuah Competition yang digelar pada Sabtu (17/5/2025).

Dalam lomba poster tersebut, keduanya mengangkat mitos sikat gigi pada masyarakat Indonesia. 淢asyarakat Indonesia masih salah terkait menjaga kesehatan gigi dan mulut. Jadi, poster kami menginformasikan kalau apa yang selalu banyak atau besar belum tentu lebih baik, ungkap Feliza.

Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada 2023, sekitar 56,9 persen penduduk Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut, termasuk karies gigi. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah pola menyikat gigi yang benar. Diketahui hanya 6,2 persen orang yang menyikat gigi dengan benar. Yaitu dua kali sehari setelah sarapan dan sebelum tidur. 

Melalui temuan ini, Feliza mengangkat poster yang bertajuk More is Always Better? NO WAY. Lebih lanjut, hal ini mengacu pada mitos-mitos menyikat gigi yang masih sering masyarakat Indonesia lakukan. Misalnya semakin keras saat menggosok gigi, maka gigi akan semakin bersih. Ternyata hal tersebut justru salah karena dapat merusak lapisan luar gigi (enamel) dan mengiritasi gusi.

Selain itu, banyak orang beranggapan bahwa semakin sering menyikat gigi akan semakin baik. 淛ustru menyikat gigi terlalu sering bisa menyebabkan gusi turun, sehingga gigi lebih sensitif, kata Feliza. Selain itu, penggunaan pasta gigi yang berlebihan juga perlu menjadi perhatian. 

Dalam posternya, Feliza mengungkapkan cara menjaga kesehatan gigi yang disingkat dengan NO WAY. Misalnya di dalamnya ia menjabarkan mengenai cara mengoptimalkan waktu sikat gigi dalam dua menit. Lalu pemakaian pasta gigi sebesar biji jagung dan menggunakan dental floss dengan cara yang lembut.

Feliza mengungkapkan bahwa edukasi melalui poster kreatif cenderung lebih mudah diterima masyarakat. Namun, di satu sisi, dia menyadari kekurangan dari posternya yang hanya berfokus pada menyikat gigi dan flossing saja. 淧adahal dalam menjaga kesehatan gigi masih banyak aspek yang harus diperhatikan, ungkapnya.

Ia turut mengingatkan untuk menghindari melakukan perawatan gigi dengan cara yang keras. 淪elalu ingat untuk melakukan segala hal dengan moderasi. Terutama dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, karena more is not always better, pungkasnya.

Penulis: Afifah Alfina

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT