UNAIR NEWS – Memasuki dunia kerja profesional memerlukan persiapan yang matang, bukan hanya soal kemampuan teknis tetapi juga strategi dalam menghadapi proses rekrutmen. Upaya membekali mahasiswa dan fresh graduate dengan strategi rekrutmen yang tepat diwujudkan oleh (PKKA) 51动漫 (UNAIR) melalui webinar Seek Talks: How Recruiters Actually Evaluate Candidate pada Rabu (8/4/2026) melalui Zoom Meeting.
Hadir sebagai narasumber, Joshua Febri Arya C selaku Talent Development & Performance Senior Associate di EY. Ia membedah secara tuntas indikator utama yang menjadi pertimbangan rekrutmen serta tips praktis untuk menonjol di mata perusahaan.
Indikator Utama Pertimbangan Rekruter
Dalam paparannya, Joshua menjelaskan bahwa proses seleksi bukan sekadar mencari kandidat terpintar, melainkan yang paling tepat. Terdapat empat poin utama yang menjadi pertimbangan rekruter.
Di antaranya, ekspektasi gaji yang sesuai anggaran perusahaan, kecocokan pekerjaan (Job Fit) dan budaya (Culture Fit), persetujuan dari user, serta responsivitas kandidat. “Kecepatan kandidat dalam merespons komunikasi dari rekruter akan memberikan efek domino pada proses kontrak hingga onboarding. Selain itu, riset mendalam terhadap budaya perusahaan sangat penting agar Anda bisa menunjukkan bahwa nilai-nilai pribadi Anda sejalan dengan perusahaan,” jelas Joshua.
Terkait dokumen lamaran, Joshua menekankan pentingnya memperkuat CV dengan poin-poin kunci. Ia menyarankan kandidat untuk menggunakan kata kunci spesifik, menjaga panjang CV maksimal dua halaman, dan memastikan format dokumen dalam bentuk PDF dengan ukuran yang proporsional agar mudah diproses oleh sistem rekrutmen. Selain CV, Joshua juga membagikan rahasia menjawab pertanyaan wawancara menggunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result). Metode ini membantu kandidat menyusun jawaban yang terstruktur, logis, dan berbasis data.
Navigasi Tahapan dan Penentu Kelulusan Wawancara
Joshua juga mengingatkan kandidat untuk memahami berbagai tipe wawancara yang memiliki karakteristik evaluasi berbeda. Tahapan ini biasanya dimulai dari Phone Interview untuk pengecekan awal, dilanjutkan dengan HR Interview untuk menilai kecocokan kepribadian, hingga User Interview yang berfokus pada kemampuan teknis. Dalam beberapa posisi, kandidat bahkan harus melalui sesi Simulation Interview untuk mempraktikkan langsung keahlian yang dimiliki.
“Sering terjadi situasi di mana rekruter memberikan penilaian positif, namun jika user menyatakan tidak cocok secara teknis atau pola kerja, maka peluang kandidat untuk lanjut akan tertutup. Oleh karena itu, membangun impresi yang kuat dan relevan di hadapan user adalah kunci kemenangan dalam proses rekrutmen,” tegas Joshua.
Melalui webinar ini, mahasiswa dan alumni UNAIR diharapkan memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menavigasi proses seleksi yang kompetitif. Persiapan yang komprehensif mulai dari riset budaya perusahaan, pembenahan CV berbasis kata kunci, hingga penguasaan teknik wawancara yang responsif akan menjadi pembeda utama dalam memenangkan kesempatan karier di perusahaan impian.
Penulis: Marissa Farikha Siti Fatimatuzzahra
Editor: Khefti Al Mawalia





