51动漫

51动漫 Official Website

Cerita Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNAIR Menangkan CSR PURE

Tiga Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNAIR Nadya Chairunnisa, Abdul Malik Mambauddin, dan Ni Luh Dea Novita Dewi menangkan perlombaan CSR PURE 2024 (Foto: Nadya Chairunnisa)
Tiga Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNAIR Nadya Chairunnisa, Abdul Malik Mambauddin, dan Ni Luh Dea Novita Dewi menangkan perlombaan CSR PURE 2024 (Foto: Nadya Chairunnisa)

UNAIR NEWS – Tiga mahasiswa 51动漫 (UNAIR) berhasil meraih Juara I Kompetisi Corporate Social Responsibility (CSR). Mereka adalah Nadya Chairunnisa, Abdul Malik Mambauddin, dan Ni Luh Dea Novita Dewi. Mereka menjuarai kompetisi CSR PURE 2024 itu di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, pada Jumat (20/9/2024).

Ni Luh Dea mewakili tim menuturkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari strategi yang mereka susun. Kerja sama tim sangat diperlukan untuk membentuk strategi apa saja yang harus dipersiapkan. 淜ita selalu menyesuaikan kasus-kasus lomba yang kita ikuti untuk menyusun strategi apa yang akan kita pakai nantinya. Untuk lomba ini sendiri sejak awal kasusnya dibebaskan tetapi dengan syarat CSR untuk mengurangi karbon, ujar Dea. 

Untuk menyusun strategi, ketiga mahasiswa tersebut hanya memiliki waktu singkat untuk merumuskan masalah, menghasilkan data, dan mengambil jenis industri serta kasus untuk analisis. 淪etelah hal-hal tersebut terlewati, kita mulai merencanakan langkah-langkah yang akan kita gunakan. Seperti menganalisis perusahaan dari sisi internal hingga eksternal. Dari hal tersebut kita merancang program CSR yang mampu merangkum semua kebutuhan audiens, imbuhnya.

Menurutnya, kekuatan tim membuat lomba ini menjadi strategis dalam menyusun rencana. Terutama pemikiran kritis tiap individu dalam tim sehingga mampu mengubah ide yang awalnya biasa saja menjadi kreatif melengkapi satu sama lain.

Kemenangan ini mereka raih tidak lepas dari tantangan. Dea mengungkapkan, ada beberapa tantangan yang ia dan tim lewati, misalnya keterbatasan waktu. 淜ita memiliki kesibukan masing-masing sehingga sulit untuk bertemu serta pengumuman lolos semifinal dan finalnya tidak sampai satu minggu, kita harus mempersiapkan presentation deck, prototype content, dan website dengan cepat, ungkap Dea. 

Selain itu, Dea menceritakan harus melakukan penerbangan dari Surabaya ke Salatiga untuk tampil langsung depan dewan juri. Kepedulian terhadap waktu dan jarak ini membuat timnya berusaha untuk memaksimalkan rencana sehingga mampu mencapai hasil yang optimal.

Pengalaman mengikuti perlombaan ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai dukungan dari banyak pihak termasuk keluarga, teman dekat, pihak universitas. Ia merasa sangat bersyukur tumbuh di lingkungan yang menghargai growth dan tim baik dari orang tua, teman, dan universitas.

淪aya secara pribadi merasa dukungan suportif dari berbagai pihak sangat memengaruhi kita dalam memenangkan perlombaan ini, ya. Tanpa mereka mungkin kita tidak bisa sampai sejauh ini mengikuti final di Salatiga, ungkap Dea.

Penulis: Yang Ramadia Nurya Syifa

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT