UNAIR NEWS – Sebanyak enam orang mahasiswa program studi D4 Teknologi Laboratorium Medis () 51动漫 (UNAIR) menjalani kegiatan magang. Mereka magang selama 2 bulan, pada Juli hingga Agustus 2025 di Laboratorium RS PHC Surabaya. Mahasiswa mendapat pengalaman dalam berbagai bidang di laboratorium seperti kimia klinik, hematologi, imunologi, mikrobiologi klinik, dan patologi anatomi. Pada bidang imunologi, salah satu peran aktif mahasiswa adalah turut serta dalam pemeriksaan hormon yang menjadi bagian penting pada unit ASHA IVF dalam program bayi tabung.
Program Unggulan ASHA IVF – Bayi Tabung
RS PHC Surabaya yang merupakan salah satu jaringan Rumah Sakit BUMN IHC dan satu-satunya rumah sakit jaringan IHC yang memiliki layanan unggulan bayi tabung. Rumah sakit ini jugaberkolaborasi dengan ASHA IVF Indonesia untuk meningkatkan pelayanan penanganan permasalahan infertilitas bagi karyawan BUMN dan afiliasi dengan memberikan harga khusus untuk layanan bayi tabung (IVF).
Program bayi tabung merupakan salah satu solusi medis bagi pasangan yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan keturunan. Faktor penting penentu keberhasilan In Vitro Fertilization(IVF) adalah pemeriksaan hormon yang secara akurat dan tepat waktu. Melalui pemeriksaan ini, Ahli TLM berperan dalam proses analisis sampel pasien program bayi tabung. Proses analisis sampel di laboratorium RS PHC Surabaya menggunakan alat otomatis bernama Snibe Diagnostic– Maglumi X3 denganmetode berbasis Chemiluminescence Immunoassay(CLIA).
Keunggulan dari CLIA ini dapat mendeteksi jumlah partikel yang sangat kecil, cepat, dan akurat. Sehingga tindakan medis lebih tepat waktu. Alat Snibe Diagnostic– Maglumi X3 telah terintegrasi dengan Laboratory Information System(LIS). Sehingga hasil analisis sampel langsung dapat ahli TLM akses secara real-time dan diverifikasi oleh DPJP Laboratorium dalam Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS). SIRS telah terkoneksi ke semua unit yang ada di RS termasuk ASHA IVF. Demikian juga untuk pasien, hasil pemeriksaannya akan dikirimkan melalui e-mailpribadi. Hal ini bertujuan untuk mendukung program ecogreendan mengurangi terjadinya human error.
Terlibat dalam Program Unggulan
Di bawah bimbingan ahli TLM dan dokter laboratorium berpengalaman, para mahasiswa magang mempelajari alur pemeriksaan mulai dari penerimaan sampel, proses analisis, hingga interpretasi hasil. Selama magang pada bidang Imunologi, mahasiswa terlibat dalam pemeriksaan hormon penting untuk IVF. Seperti FSH, LH, Estradiol, AMH, Progesteron, Prolaktin, TSH, dan 尾-hCG.
Setiap hormon memiliki peran spesifik. FSH (Follicle Stimulating Hormone) untuk menilai cadangan ovarium, LH (Luteinizing Hormone) untuk menentukan waktu ovulasi, Estradiol untuk menilai fungsi ovarium, AMH (Anti Mullerian Hormone) untuk mengukur cadangan sel telur (ovarium). Progesteron untuk mengevaluasi kesiapan endometrium sebelum transfer embrio, Prolaktin untuk memantau fungsi kelenjar pituitary, TSH (Thyroid Stimulating Hormone) untuk mengukur kadar hormon tiroid, dan 尾-hCG (Beta Human Chorionic Gonadotropin) untuk memantau perkembangan kehamilan.
Bagi mahasiswa D4 TLM, kesempatan ini menjadi sarana mengasah keterampilan laboratorium dan meningkatkan pemahaman klinis di dunia kerja. Terutama dalam bidang Imunologi. Dengan adanya kegiatan magang ini, para mahasiswa mendapat ilmu dan pengalaman di dunia kerja secara langsung, serta memahami peran strategis Ahli TLM dalam mendukung program bayi tabung/IVF.
Penulis: Mahasiswa D-IV Teknologi Laboratorium Medik 51动漫
Editor: Yulia Rohmawati





