51动漫

51动漫 Official Website

Cerita Muhimatul Ikuti Konferensi Komnas Perempuan

Muhimatul Khoiriyah terpilih sebagai penulis artikel terbaik dalam Konferensi Internasional Pengetahuan dari Perempuan (PDP) IV oleh Komnas perempuan. (Foto: Dok Narasumber)

UNAIR NEWS – Mahasiswa , , 51动漫 (UNAIR), Muhimatul Khoiriyah, kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Hima, sapaan akrabnya, terpilih sebagai penulis artikel terbaik dalam Konferensi Internasional Pengetahuan dari Perempuan (PDP) IV oleh . 

Konferensi tersebut menjadi ruang temu berbagai ide, gagasan, dan inisiatif atas pengalaman perempuan. Terutama untuk pengembangan pemikiran, konsep, hingga langkah strategis baru. Acara itu berlangsung di gedung pascasarjana, Universitas Brawijaya (UB), Malang, pada Selasa hingga Kamis (17-19/9/2024).

Dalam kesempatan itu, Hima mempresentasikan gagasan risetnya bersanding dengan 61 panelis terbaik lainnya. Ia berhasil melalui seleksi penjaringan dari 566 partisipan pada tahap sebelumnya. Untuk sampai tahap presentasi, Hima harus melewati blind review. Proses blind review melibatkan 19 reviewer, dari perwakilan Komnas perempuan, Universitas Indonesia (UI), Forum Pengada Layanan, dan Universitas Brawijaya (UB). 

Hima dalam keterangannya menyatakan, isu perempuan selalu menarik untuk peneliti kaji lebih dalam. 淚su perempuan adalah bidang baru bagiku. Aku lihat lingkungan sekitarku, isu perempuan cukup menonjol. Jadi aku ikut konferensi ini untuk tahu dan memberitahu tentang isu perempuan, tuturnya. 

Meski perempuan berkontribusi besar dalam berbagai sektor, nyatanya sampai saat ini masih adanya ketidakadilan struktural dan sosial. Hima menyoroti isu tersebut dalam risetnya tentang pencegahan kekerasan gender melalui sosialisasi. Hal itu untuk mengurangi perkawinan dini dari tradisi 淣gala Tumpengan dan ketidaksetaraan gender di Madura.

淜omnas Perempuan banyak dapat laporan kasus. Paling banyak tentang kesetaraan gender. Aku menyoroti perkawinan anak, sebab dari yang aku baca datanya, perkawinan anak adalah hal yang masih jadi problem serius di Indonesia, salah satunya di Madura, ujar Presiden itu. 

Foto bersama panelis dan peserta dalam diskusi panel 4 pada Rabu (18/9/2024) di Universitas Brawijaya Malang. (Foto: Dok Narasumber)

Selama pengerjaan paper, Hima menjelaskan bahwa ia sudah memiliki data riset yang telah terkumpulkan sejak beberapa bulan lalu. Kendati demikian, ia menemui tantangan cukup besar dalam membangun kepercayaan diri. 淪empat insecure dan overthinking karena panelis lainnya lebih berpengalaman. Tapi aku tetap lanjutin proses ini sampai bisa presentasi di panel, ujarnya. 

Pengalaman meraih prestasi pada konferensi ini membawa Hima untuk memiliki harapan yang lebih besar. 淎ku awalnya cuma tahu sedikit soal isu perempuan, tapi di sini aku jadi tahu dari cerita panelis lainnya tentang topik mereka. Aku ingin belajar lebih banyak lagi soal isu perempuan, baik secara mandiri melalui riset atau pun ikut konferensi, terangnya. 

Terakhir, Hima berpesan kepada mahasiswa untuk selalu mencoba hal baru. 淧okok sesuai kata orang-orang, 榗oba aja dulu. Meski bukan bidang yang sesuai jurusan atau nggak, di bidang yang sesuai dengan pengalaman atau nggak, pokok coba aja. Never try, never know, pungkasnya. 

Penulis: Nur Khovivatul Mukorrobah

Editor: Edwin Fatahuddin Ariyadi Putra

AKSES CEPAT