51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Ciptakan Senyum Sehat Sejak Dini, Siswa UPT SD Negeri 266 Gresik Antusias Ikuti Program PESTA GIGI

Mahasiswa KKN-BBK 7 melakukan penyuluhan tata cara jaga gigi di UPT SD Negeri 266 Gresik, Raci Tengah, Sidayu, Gresik, pada Sabtu (10/01/2026). (Foto: Cindy Gracia)
Mahasiswa KKN-BBK 7 melakukan penyuluhan tata cara jaga gigi di UPT SD Negeri 266 Gresik, Raci Tengah, Sidayu, Gresik, pada Sabtu (10/01/2026). (Foto: Cindy Gracia)

UNAIR NEWS “ Mahasiswa 51¶¯Âþ kembali menunjukkan dedikasinya dalam pengabdian masyarakat melalui program PESTA GIGI (Penyuluhan Seru Tata Cara Jaga Gigi). Kegiatan yang berlangsung di UPT SD Negeri 266 Gresik pada Sabtu (10/01/2026) ini bertujuan menanamkan kesadaran kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Mengusung semangat Kampus Berdampak, program ini menyasar sekitar 105 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Para siswa diajak untuk mengenal lebih dalam mengenai anatomi dan fungsi gigi. Tidak hanya sekadar teori, materi yang disampaikan mencakup: Perbedaan Gigi Susu dan Gigi Dewasa, Gigi Sehat dan Gigi Sakit, Makanan Baik dan Buruk, Penyebab Gigi Berlubang, Waktu Menyikat Gigi, Ketentuan Menyikat Gigi, serta Cara Menyikat Gigi, Kapan ke Dokter Gigi, Pola Hidup Bersih dan Sehat. Edukasi ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung. Dimana Siswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan gerakan menyikat gigi yang benar secara mandiri.

Program PESTA GIGI ini bukan sekadar penyuluhan biasa, melainkan langkah nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya: SDG 3 (Good Health and Well-Being): Menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua usia. Serta SDG 4 (Quality Education): Memberikan pendidikan kesehatan yang berkualitas sejak dini.

Praktek Menggosok Gigi langsung dipandu oleh salah satu Mahasiswa Kedokteran Gigi 51¶¯Âþ. (Foto: Cindy Gracia)

PIC kegiatan, Aisha Vedafreya, menjelaskan bahwa tantangan utama di lapangan adalah menjaga kekondusifan siswa karena lokasi penyuluhan berada di area terbuka. œKuncinya adalah pendekatan persuasif. Kami mengajak mereka bermain sambil belajar agar materi teknis menyikat gigi tetap terserap dengan baik meski di tengah lapangan, ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi praktik bersama yang menunjukkan keberhasilan indikator output, di mana siswa mampu mendemonstrasikan teknik menyikat gigi dengan benar. Meski terdapat saran untuk pembagian kelas yang lebih efisien di masa mendatang, secara keseluruhan program ini sukses memberikan dampak nyata. Melalui sinergi antara akademisi dan pihak sekolah, diharapkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi ini terus berlanjut hingga mereka dewasa, menciptakan generasi masa depan yang sehat dan percaya diri.

Penulis : Kelompok BBK 7 Raci Tengah

AKSES CEPAT