Mahasiswa BBK 7 51动漫 (UNAIR) menghadirkan program MINIDES (Mini Desa Lestari) sebagai bentuk inovasi edukatif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat Desa Srowo. Program ini diwujudkan melalui pembuatan miniatur desa berbasis lingkungan yang menampilkan kondisi wilayah Desa Srowo secara visual dan tiga dimensi, sehingga mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat.
MINIDES lahir dari hasil observasi mahasiswa terhadap pentingnya media edukasi yang sederhana namun informatif dalam menyampaikan isu lingkungan desa. Tidak semua masyarakat mudah memahami data atau peta dua dimensi, sehingga miniatur desa dipilih sebagai media alternatif yang lebih komunikatif. Melalui tampilan visual tiga dimensi, masyarakat dapat melihat langsung gambaran tata ruang desa, kawasan permukiman, ruang terbuka, serta potensi dan permasalahan lingkungan yang ada.
Pelaksanaan program MINIDES dilakukan selama periode KKN dengan tahapan yang terstruktur. Kegiatan diawali dengan pengumpulan data wilayah desa melalui observasi lapangan dan diskusi dengan perangkat desa. Data tersebut kemudian diolah sebagai dasar perancangan miniatur, mulai dari penentuan skala, pembagian zona wilayah, hingga pemilihan elemen lingkungan yang akan ditampilkan. Proses pembuatan miniatur dilakukan secara kolaboratif oleh mahasiswa BBK 7 UNAIR sebagai bentuk kerja tim dan pembelajaran bersama.
Miniatur desa yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai pajangan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media edukasi lingkungan. Melalui MINIDES, masyarakat diajak untuk memahami keterkaitan antara tata ruang, kondisi lingkungan, dan keberlanjutan desa. Miniatur ini juga dapat digunakan sebagai sarana diskusi, terutama dalam memperkenalkan konsep perencanaan desa yang ramah lingkungan kepada anak-anak dan generasi muda.
Program MINIDES sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. Kehadiran miniatur desa diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta merencanakan pembangunan desa secara lebih bijak dan berkelanjutan. Program MINIDES sejalan dengan pencapaian SDGs 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dan SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pendekatan edukatif berbasis visual.
Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang proses pelaksanaan kegiatan, mulai dari tahap perancangan hingga dokumentasi. Proses pembuatan miniatur menjadi pengalaman belajar yang tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan dan pembangunan desa. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan masyarakat turut memperkuat nilai kolaborasi dalam pelaksanaan program ini. Melalui MINIDES, BBK 7 UNAIR menunjukkan komitmennya dalam berkontribusi nyata bagi Desa Srowo melalui pendekatan edukatif dan inovatif. Program ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh pemerintah desa dan masyarakat sebagai media pembelajaran lingkungan, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan program serupa di masa mendatang. Kehadiran MINIDES menjadi bukti bahwa peran mahasiswa tidak hanya sebatas pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang turut mendorong pembangunan desa menuju arah yang lebih lestari.
Penulis : Mahasiswa BBK 7 DESA SROWO KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK





