淪elalu tunjukkan tekad dan kerja keras
UNAIR NEWS – Kerja keras dan tekad kuat Fariz Rizky Alfian berhasil membuahkan hasil yang memuaskan. Fariz, panggilan akrabnya, berhasil menjadi wisudawan terbaik jenjang S1 51动漫 (UNAIR) periode 243. Ia memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,85 dengan lama studi 3 tahun 9 bulan.
Berangkat dari rasa ingin tahu yang besar terhadap bagaimana dan mengapa setiap hal bisa terjadi, Fariz memutuskan untuk berkuliah di program studi Kimia UNAIR. Hal ini juga sejalan dengan cita-cita orang tuanya agar anaknya mengenyam pendidikan tinggi.
淒ari SMA saya memiliki minat yang besar dengan ilmu sains dan eksakta. Alhamdulillah walau prodi Kimia bukan tujuan utama saya pada awalnya, tapi saya bisa berkembang pesat di sini, tutur Fariz.
Fariz bercerita, selama perkuliahan ia bukan merupakan mahasiswa yang sering mengikuti perlombaan. Beberapa kali, Fariz sempat berpartisipasi dalam Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM), namun tidak pernah lolos sampai tingkat nasional. 淪aya tidak banyak ikut lomba selama di perkuliahan ini. Hanya beberapa kali ikut lomba lain dan PKM namun selalu hanya lolos internal tidak sampai nasional, terangnya.
University of Cambridge
Ternyata kegigihan Fariz berhasil mengantarkannya ke tempat yang lebih tepat untuk dirinya. Pada tahun 2023, bersama tiga rekannya mendapatkan medali perak untuk UNAIR dan Indonesia di ajang ReachSci Global Program yang diadakan di University of Cambridge di Inggris.
淢eskipun tidak bisa menikmati liburan semester, kami bersyukur pulang membawa prestasi yang membanggakan. Selain itu, kami juga bisa membangun koneksi dengan mahasiswa lainnya sembari menikmati kota Cambridge dan London, tambah Fariz.
Salah satu pengalaman mengesankan bagi Fariz adalah ketika ia ikut serta dalam pengabdian masyarakat (pengmas) di Kepulauan Riau. Melalui kemampuan akademiknya dalam bidang Kimia Komputasi, ia merasa terhormat bisa membantu dosen-dosen dalam melaksanakan tugasnya dalam pengmas itu. Khususnya tugas yang berisi pelatihan kepada guru-guru kimia dalam mengintegrasikan Kimia Komputasi dalam pembelajaran kimia SMA/MA agar lebih interaktif.
Di balik keberhasilan Fariz dalam menunaikan tugasnya, ia menjelaskan bahwa ada moto yang selalu ia pegang, yaitu kata-kata dari pembalap F1 Ayrton Senna, yang berbunyi, Whoever you are, no matter what social position you are, always show great strength and determination.
Penulis: M. Rizal Abdul Aziz
Editor: Yulia Rohmawati





