51动漫

51动漫 Official Website

Defia Putri Mahardika Wakili UNAIR dalam New Southbound Policy Elite Study Program Taiwan

UNAIR NEWS – Defia Putri Mahardika Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknologi Hasil Perikanan (THP) 51动漫 (UNAIR) menjadi delegasi New Southbound Policy Elite Study Program di Taiwan. Program berlangsung selama lima bulan, sejak September 2025 hingga Januari 2026.

Defia Putri Mahardika mengungkapkan bahwa program ini memiliki 3 fokus utama, yakni akademik, pengembangan bahasa Mandarin dan pemahaman lintas budaya. 淭aiwan memiliki kualitas pendidikan yang sangat baik, khususnya di bidang sains, teknologi, perikanan, dan kelautan. Gaya belajar lebih menekankan pada diskusi aktif dan pendekatan student centered. Selain itu, Taiwan aktif mendorong kerja sama internasional, salah satunya melalui New Southbound Policy ini, ungkapnya. 

Selama proses persiapan keberangkatan, pihak fakultas memberikan dukungan penuh meliputi penyampaian informasi program, pendampingan administrasi, hingga penerbitan surat rekomendasi akademik. 淧rogram ini bersifat fully funded dari pemerintah Taiwan, sehingga seluruh peserta dapat fokus sepenuhnya pada kegiatan pembelajaran, jelasnya. 

Pelaksanaan program dibuka dengan Opening ceremony yang berlangsung di Ministry of Foreign Affairs (MOFA) Taipei. 淢omen ini sangat berkesan karena memberikan rasa bangga bisa mewakili universitas dan Indonesia dalam forum internasional, paparnya. 

Foto Bersama Delegasi New Southbound Policy Elite Study Program pada saat Agenda Lintas Budaya (Foto: Istimewa)

Selain mengikuti kegiatan Southbound, Defia memanfaatkan kesempatannya dengan terlibat dalam penelitian individu di National Pingtung University of Science and Technology (NPUST). Penelitian mulai dilaksanakan pada November 2025 hingga Januari 2026 bersamaan dengan padatnya agenda Southbound.

Topik penelitian yang diangkat ada pada bidang pangan, yakni pengembangan snack puff berbahan dasar brown rice dengan substitusi Eucheuma cottonii. 淥utput penelitian ini adalah produk snack puff gluten-free. Inovasi ini memiliki kebaruan karena penggunaan Eucheuma cottonii belum pernah diterapkan pada produk snack puff bebas gluten, tegasnya. 

Luaran penelitian berupa produk snack puff gluten-free serta data karakteristik produk yang meliputi sifat fisik seperti tingkat pengembangan dan tekstur, sifat kimia atau proksimat, serta potensi peningkatan nilai gizi dari penambahan alga. Hasilnya direncanakan akan dituangkan dalam laporan ilmiah dan berpotensi menjadi artikel ilmiah sebagai inovasi pangan fungsional.

淢anajemen waktu menjadi tantangan utama selama pelaksanaan penelitian. Padatnya kegiatan Southbound pada periode November – Januari menuntut kedisiplinan tinggi agar kegiatan tetap berjalan seimbang. Selain itu, sebagai satu-satunya mahasiswa FPK UNAIR di NPUST, menuntut kemandirian dalam memahami alat dan metode laboratorium, ujarnya. 

Meski demikian, pengalaman berkolaborasi dengan mahasiswa dari tujuh negara mitra memberikan pembelajaran yang sangat berharga. 淪aya berharap hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata untuk perjalanan akademik dan penelitian ke depannya. Intinya jangan pernah takut untuk mencoba dan mengikuti program internasional, pungkasnya. 

Penulis: Bethari Sri Indrajayanti

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT