Kanker payudara masih menjadi momok menakutkan bagi perempuan di seluruh dunia. Sekitar 70“75% kasus kanker payudara berkaitan dengan kelebihan ekspresi reseptor estrogen alfa (ER-α), yang berperan penting dalam pertumbuhan jaringan kanker. Meskipun terapi hormonal sudah tersedia, resistensi obat dan efek samping yang ditimbulkan masih menjadi tantangan besar. Berangkat dari kondisi ini, para peneliti dari Fakultas Farmasi 51¶¯Âþ melakukan studi untuk mencari senyawa baru berbasis alam yang lebih selektif dan minim toksisitas, yakni turunan dari pinostrobin, senyawa aktif dari tanaman Boesenbergia pandurata (temu kunci).
Pinostrobin adalah flavonoid yang memiliki beragam aktivitas biologis, termasuk antikanker. Namun, efektivitasnya terhadap kanker payudara masih belum optimal. Oleh karena itu, dilakukan modifikasi struktur kimia dengan menambahkan gugus asetil di posisi 5-OH, menghasilkan 20 senyawa turunan baru yang disebut 5-O-asetilpinostrobin derivatif.
Penelitian ini menggunakan pendekatan komputasi (in silico) melalui: molecular docking: Untuk memprediksi seberapa kuat senyawa menempel pada ER-α dan Prediksi farmakokinetik dan toksisitas (ADMET): Melalui pkCSM, untuk menilai penyerapan, distribusi, metabolisme, ekskresi, dan potensi toksik senyawa. Dari 20 senyawa yang diuji, enam senyawa (AP-10, AP-11, AP-14, AP-15, AP-19, dan AP-20)menunjukkan hasil terbaik: Aktivitas antikankerlebih kuat dibanding pinostrobin dan bahkan senyawa tamoxifen (obat kanker payudara yang umum digunakan).
Farmakokinetik baik: Diserap dengan efisien, tidak mengganggu sistem enzim hati utama (CYP450), dan tidak menembus sawar darah otak (sehingga mengurangi efek samping ke otak). Toksisitas rendah: LD50 tinggi, artinya senyawa aman pada dosis besar dan sebagian besar tidak menyebabkan kerusakan hati.
Penelitian ini memberikan harapan bahwa derivatif 5-O-asetilpinostrobin bisa menjadi kandidat kuat sebagai obat kanker payudara di masa depan. Tahap selanjutnya tentu perlu dilakukan uji laboratorium dan klinis untuk mengkonfirmasi hasil in silico ini. Studi ini juga menegaskan pentingnya pendekatan komputasi dalam mempercepat penemuan obat baru yang aman dan efektif.
Penulis: Tri Widiandani
Sumber:Widiyana, A.P., Widiandani, T., Siswodihardjo, S. 5-O-Acetylpinostrobin derivatives as Estrogen-α inhibitors: Molecular docking and Pharmacokinetic analysis. Research Journal of Pharmacy and Technology, Volume 17, Issue 12, 2024, Halaman 5996“6002. DOI:





