Sel-sel kanker memanfaatkan transisi epitel ke mesenchymal (EMT) selama invasi dan metastasis. Proses ini memiliki keadaan dimana sel perantara dengan epitel yang dipertahankan dan memperoleh fitur mesenchymal secara bersamaan, disebut sebagai EMT parsial. Histone demethylase LSD1 membentuk kompleks dengan faktor transkripsi master EMT Snail untuk memodifikasi tanda histone dan mengatur ekspresi gen target. Namun, sedikit yang diketahui tentang pembentukan kompleks ini selama transisi yang bergantung pada siput antara EMT parsial dan EMT.
Hal inilah yang menjadi acuan tim peneliti FKG Unair untuk memvisualisasikan kompleks nuklir Snail dan LSD1 sebagai sinyal fokus menggunakan uji kedekatan ligasi. Sedangkan dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa siput mungkin memilih EMT atau EMT parsial dengan mengubah hubungannya dengan LSD1.
Perkembangan karsinoma sel skuamosa rongga mulut dimulai dengan invasi lokal sel kanker dari epitel ke interstitium, diikuti oleh migrasi intravaskular dan pembentukan lesi metastatik. Transisi epithelial-to-mesenchymal (EMT) adalah program fisiologis di mana sel-sel epitel diubah secara reversibel menjadi sel mesenchymal dalam pembentukan organ epitel dan penyembuhan luka, dan sel-sel kanker menyusup dan bermetastasis jauh. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa proses EMT bukan biner tetapi menunjukkan keadaan perantara, dimana sel mengekspresikan penanda epitel dan mesenkimal. Siput adalah faktor transkripsi utama untuk EMT, dan kami sebelumnya telah melaporkan beberapa karakterisasi oleh snail-dependent EMT eksogen menggunakan garis sel SCC oral, terutama OM-1 yang sudah mapan.
Penulis: Andra Rizqiawan, drg., Sp.BM., Ph.D.
Referensi: Okuda S, Yamakado N, Higashikawa K, Uetsuki R, Ishida F, Rizqiawan A, et al. Dexamethasone resets stable association of nuclear Snail with LSD1 concomitant with transition from EMT to partial EMT. Biochem Biophys Reports. 2022;30:101277. Available from: https://doi.org/10.1016/j.bbrep.2022.101277





