UNAIR NEWS FEB DAY hadir tiap tahun untuk memperingati Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ke – 57. FEB DAY yang menjadi rangkaian acara Dies Natalis yang disinergi antara Dekanat, Ikafe, dan Mahasiswa. Dengan menyambut perwakilan pengajar dan siswa – siswi SMA se- Jawa Timur di Aula Soepoyo Lt. 3 FEB UNAIR.
淎lhamdulillah, bisa bertemu dengan perwakilan SMA se Jawa Timur dalam peringatan Dies Natalis ke 57. Agenda yang disempatkan harus ada disetiap tahunnya untuk branding feb unair dan menarik siswa siswi kuliah di FEB UNAIR, kata Dr. Rudi Purwono, Se., MSE selaku wakil dekan 1 FEB.
Dia menambahkan, bahwa FEB telah melewati angka tahun emas. Dalam kategori bosan, harus terus berkontribusi karena sebentar lagi matang. Program studi harus dipahami, dimengerti dan diketahui terutama pengajar dalam mendampingi pemilihan jurusan dari jalur SNM, SBM, dan jalur yang ada dengan melalui diskusi agar semakin matang.
Menurut Fitri Andriani, ada hal yang perlu dipertimbangkan untuk memilih jurusan, dimulai dari bakat dan kemampuan, cita cita, orang tua maupun teman, pekerjaan setelah lulus. Dan selaku orang tua ataupun guru harus mengenali minat dan bakat dan mengetahui rencana kuliah dan karirinya.
淏anyak orang mengatakan bahwa anak jurusan IPA dapat mengambil jurusan IPS saat Pergutuan Tinggi. Mungkin ada benarnya, namun siswa akan rugi sendiri harus beradaptasi dengan program studi yang berbeda dengan SMA, tutur Fitri Andriani, S.Psi., Msi. (08/8)
Dia menambahkan, bahwa mahasiswa pandai tetapi tidak dapat lulus tepat waktu disebabkan karena pengelolahan waktu, terpaksa kuliah, salah pergaulan, salah memilih jurusan, dan kemandirian yang dianggap sebagai kebebasan.
淯ntuk mengetahui jurusan serta Passing Grade di 51动漫 siswa siswi bisa akses di alamat dan untuk Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia , imbuh Shalikin selaku panitia PPMB.
Workshop guru dan pengenalan jurusan dan jalur masuk kuliah berakhir, semua perwakilan tour dari RBC, ruang Riset, hingga Pameran ORMAWA di lorong ruang 325 lt 3.
Akhir acara dia berharap, untuk SDM menjadi tanggung jawab semua dari instansi SMA dengan mendorong, menyalurkan dan membimbing yang sesuai agar tidak terjadi salah pilih jurusan. Pilihlah yang tepat sesuai dengan kemampuan siswa.
淪emoga tahun depan bisa mengundang perwakilan SMA seluruh Indonesia, tambahnya. (*)
Penulis : Rolista Dwi Oktavia
Editor: Binti Q. Masruroh





