51

51 Official Website

Digistar Connect Bekali Mahasiswa UNAIR Strategi Personal Branding untuk Dunia Kerja

Pemberian sertifikat dari DIGISTAR untuk Lilies Nuraini dalam webinar The Corporate Blueprint: Building Your High-Brand Career with LinkedIn. pada Sabtu (7/3/2026). (Foto: Zoom Meeting)
Pemberian sertifikat dari DIGISTAR untuk Lilies Nuraini dalam webinar The Corporate Blueprint: Building Your High-Brand Career with LinkedIn. pada Sabtu (7/3/2026). (Foto: Zoom Meeting)

UNAIRNEWS Dalam upaya memberikan wawasan kepada mahasiswa untuk dunia kerja, menyelenggarakan webinar bertajuk The Corporate Blueprint: Building Your High-Brand Career with LinkedIn kepada mahasiswa 51. Kegiatan tersebut mengundang Lilies Nuraini, seorang HC Management Specialist Telkom Indonesia pada Sabtu (7/3/2026) secara daring.

Dalam webinar kali ini, Lilies menjelaskan betapa pentingnya memiliki personal branding yang kuat di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Bukan hanya itu, personal branding juga menjadi salah satu faktor penting yang perusahaan gunakan untuk menilai potensi dari seorang individu. Oleh karena itu sangat penting bagi para mahasiswa atau fresh graduate untuk mempunyai personal branding yang baik. Upaya tersebut agar mahasiswa dapat meningkatkan peluang mereka dalam memasuki dunia kerja.

Pentingnya Personal Branding bagi Mahasiswa

Dalam sesi awal materi, Lilies menjelaskan bahwa membangun personal branding dapat melalui beberapa prinsip utama. Prinsip pertama adalah spesialisasi, yaitu berfokus pada keahlian utama yang seseorang miliki. Selanjutnya, jiwa kepemimpinan juga menjadi aspek penting yang dapat menunjukkan bagaimana seseorang menghadapi dan menyelesaikan permasalahan di lapangan. Selain itu, personal branding juga harus berasal dari sifat yang autentik, yakni menampilkan keunikan diri yang membedakan seseorang dari individu lainnya.

Tidak hanya itu, personal branding juga menjadi cerminan keterlibatan aktif seorang individu di dunia nyata. Proses pembangunan nilai juga harus memiliki kesamaan yang pas dengan karakter asli, berlangsung secara konsisten, serta perilaku positif sehingga mampu membangun nama baik di mata publik. Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, individu dapat membangun citra diri profesional yang kuat dan berkelanjutan.

Mengapa Personal Branding Tidak Bisa Disepelekan

Dalam pemaparannya, Lilies menekankan bahwa personal branding kini bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan di era digital. Hal ini dikarenakan sekitar 70-80% perekrut menjadikan wadah digital seperti sosial media dan LinkedIn untuk mencari dan menilai kandidat yang cocok untuk perusahaan yang dijalani. Melalui jejak digital yang ada, perekrut perusahaan dapat melihat reputasi yang suatu orang miliki. Terdapat juga kegiatan yang mendukung individu tersebut dalam menjalankan pekerjaannya kelak di perusahaan yang mereka minati.

Lebih lanjut, Lilies juga menjelaskan bahwa profil yang jelas dan konsisten akan membuka lebih banyak peluang. Hal itu karena perusahaan cenderung tertarik pada individu yang mampu menunjukkan nilai serta potensinya secara profesional. 

Penulis: Nikita Aulia
Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT