UNAIR NEWS Menjalankan bisnis usai kuliah adalah impian mahasiswa. Hal itu tampaknya bisa terwujud lewat gelaran Rich Through Enterpreuner (RTE) yang diselenggarakan olehProdi D3 Manajemen Pemasaran Fakultas Vokasi (FV) 51动漫. Acara tersebut digelar secara daring pada Sabtu (19/9/2020) lalu.
Ivana Nadya Jacynda selaku ketua pelaksana mengatakan, RTE adalah wadah bagi mahasiswa, khususnya Prodi D3 Manajemen Pemasaran untuk mendapatkan pengalaman dan masukan bisnis. Tentunya dari pebisnis sukses lulusan Prodi D3 Manajemen Pemasaran FV UNAIR.
淵ang dapat meningkatkan minat siswa Manajemen Pemasaran dalam berbisnis. Kami ingin menggali bakat terpendam teman-teman, yang mungkin masih takut berbisnis, kata dia.
Hadir dalam webinar tersebut, Edwin Fiatiano S.Sos., M.Si. sebagai perwakilan dosen D3 Manajemen Pemasaran. Serta alumnus Qanitta Nabila Fitri Nadya. A.md sebagai narasumber.
Dalam acara itu, Qanitta menyampaikan beberapa topik mengenai strategi berbisnis di era pandemi seperti saat ini. Pemiliki usaha sepatu Dusty Penny itu juga sempat berbagi cerita pengalaman dia ketika memulai bisnis hingga saat ini.
Kata Qanitta, kuncinya adalah selalu bergerak dengan memanfaatkan keadaan sekitar. Misalnya, dengan mencari segmentasi pasar jangka panjang. Sehingga bisnis tidak terhenti ketitka ada kendala seperti Pandemi Covid-19 saat ini.
Ivana menyampaikan, kegitan itu bertujuan untuk mencetak pebisnis muda yang hebat dan handal. 淎cara ini benar-benar nyata menciptakan pebisnis-pebisnis muda yang hebat, ungkap Ivana.
Mahasiswa angkatan 2018 itu mengungkapkan, ide webinar tersebut muncul karena prihatin terhadap kebingungan mahasiswa. Terutama pada masa Pandemi Covid-19, tidak sedikit yang mengaku takut memulai sebuah usaha. 淒engan begini, kami membantu para mahasiswa agar tidak takut memulia sebuah bisnis,
Kegiatan itu bahkan mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Diantaranya adalah Vokasi Mart dan sejumlah alumnus D3 Manajemen Pemasaran yang telah berbisnis. Sehingga melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat menjalin kerjasama dan memperluas relasi.
Sebanyak 138 peserta hadir dalam acara tersebut. Meski demikian, antusiasme peserta membeludak. Hal itu terlihat dari banyaknya produk yang didaftarkan pada pemasaran daring melalui media sosial D3 Manajemen Pemasaran.
淪ebenarnya kita batasi hanya 50 produk yang akan kami proses, tapi antusias peserta sangat tinggi. Bahkan ketika acara berlangsung, peserta sangat aktif bertanya, ujarnya.
Dia berharap, peserta dapat segera merealisasikan usaha yang tengah direncanakan. 淭entunya kami berharap ada lebih banyak pebisnis muda yang lahir dari prodi kami sendiri, tutupnya. (*)
Penulis: Erika Eight Novanty
Editor : Binti Q. Masruroh





