UNAIR NEWS “ Departemen Keilmuan Forum Mahasiswa Madura (Formara) kembali menggelar Seminar dan Workshop Formara (SEROMA) untuk kedua kalinya Minggu pagi (30/5/2021), secara daring. Tema akbar yang akan dieksplor dalam kegiatan ini adalah terkait revitalisasi peran pemuda dalam pemberdayaan masyarakat daerah. Narasumber yang dihadirkan adalah Founder Leads Foundation Maliki F. Saputra dan Pendiri Senyum Desa Indonesia Abdul Rozak, S.H.
SEROMA 2.0. dibuka oleh sambutan dari Direktur Kemahasiswaan UNAIR Dr. Hadi Shubhan, S.H., M.H., C.N. Dalam sambutannya, Hadi bertutur bahwa sejatinya forum mahasiswa kedaerahan seperti Formara ini merupakan aktor penyambung lidah antara universitas dengan masyarakat daerah. Tambahnya, hal ini tentu menjadi suatu yang esensial dalam mencegah universitas untuk berubah menjadi suatu menara gading.
œHarapannya teman-teman dalam forum mahasiswa kedaerahan dapat menyebarkan info-info mengenai UNAIR dan seluk beluknya, terutama warta mengenai beasiswa dan bidikmisi. Stigma mengenai bidikmisi itu hina dan membuat malu haruslah pudar, karena itulah instrumen agar pendidikan tinggi dapat lebih inklusif ke semua jengkal kondisi ekonomi, ujar Pakar Hukum Perburuhan itu.
Hadi percaya bahwa adanya konektivitas antara perguruan tinggi dengan daerah yang seringkali perlu lebih diberdayakan lagi dapat berkontribusi dalam kemajuan, entah itu dalam faktor ekonomi atau kualitas sumber daya manusia. Hal ini senada dengan logika populer bahwa salah satu hal yang dapat memutus rantai kemiskinan adalah pendidikan.
œAgar selaras dengan tema yang akan dibahas dalam kegiatan ini, untuk itu kita perlu peran pemuda-pemudi seperti kalian semua di Formara ini. Sejatinya kita harus mencari ilmu setinggi-tingginya agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam membangun daerah asal kita. Kegiatan seperti ini berguna dalam pemberdayaan masyarakat, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, tutupnya.
Penulis: Pradnya Wicaksana
Editor: Nuri Hermawan





