UNAIR NEWS – Tiga mahasiswa prodi Teknik Biomedis dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) 51动漫 melakukan penelitian mengenai aplikasi kolagen yang diambil dari ekstrak kaki ayam dan kitosan dan dimanfaatkan sebagai wound dressing untuk luka bakar.
淧enelitian ini dilakukan sebagai salah satu alternatif pemanfaatan limbah kaki ayam yang seringkali ditemui di masyarakat, kata Fransisca Maria Sekar Damayanti, ketua tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Eksakta (PKM-PE) yang melakukan inovasi ini.
Bersama dua kawannya, yaitu Amida Rahma Nurfuadi dan Arief Sofian Hidayat, keberhasilan penelitian mereka kemudian dituangkan dalam proposal tentang 淜olagen Ekstraksi Kaki Ayam dan Kitosan Sebagai Wound Dressing Luka Bakar. Dibawah bimbingan Dr. Aminatun, Ir., M.Si., karya ilmiah ini lolos seleksi dari Kemenristekdikti, sehingga memperoleh dana penelitian dari Kemenristekdikti dalam program PKM tahun 2018.
Diterangkan oleh Fransisca Maria Sekar Damayanti, kaki ayam memiliki kandungan kolagen, suatu zat yang dapat membantu pertumbuhan jaringan baru pada manusia. Pengolahan kembali sumber daya kemanfaatan ini dapat menawarkan perbaikan ekonomi pada Negara serta merupakan salah satu solusi untuk pengelolaan limbah.

Selain menggunakan kolagen hasil ekstraksi kaki ayam, dalam penelitian kandidat wound dressing ini juga menggunakan kitosan. Penambahan kitosan ini dilakukan karena kitosan diketahui memiliki keunggulan untuk penyembuhan luka, seperti hemostasis, mempercepat regenerasi jaringan, dan menunjang sintesis kolagen fibroblas.
Dengan dilakukannya penelitian ini, Fransisca Dkk berharap bahwa kaki ayam yang selama ini dianggap sebagai limbah pada industri pengolahan ayam dapat dimanfaatkan di bidang kesehatan, sehingga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan diharapkan juga tidak mecemari lingkungan. (*)
Editor : Bambang Bes





