UNAIR NEWS – Kecamatan Muncar-Banyuwangi memiliki potensi sumber daya alam yang beragam, terutama dari sektor perikanan laut. Selain perikanan baik laut dan perikanan air tawar, ternak seperti sapi potong, kambing dan domba juga merupakan sumber daya juga dikembangkan. Dalam pengembangan tentunya harus didukung sumber daya manusia yang sehat, lingkungan yang sehat dan generasi muda yang tangguh. Generasi muda yang dimaksud termasuk para siswa SMA.
Siswa SMA sering disebut sebagai generasi harapan bangsa. Mereka adalah generasi muda yang akan meneruskan estafet pembangunan dan kemajuan negara di masa depan, termasuk di Muncar Banyuwangi. Mereka adalah individu yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, yang memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin, inovator, dan agen perubahan. Untuk itulah kami memilih sasaran Siswa SMA Negeri 1 Muncar untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) Pengetahuan Parasit Lingkungan untuk Pencegahan Penularan Penyakit dari Hewan (Zoonosis).听SMA Negri 1 Muncar Banyuwangi terletak di Jalan Tapanrejo, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur.

Zoonosis adalah penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Zoonosis dapat disebabkan oleh berbagai agen infeksius, termasuk parasit. Parasit zoonotik merupakan ancaman kesehatan masyarakat global, terutama di daerah dengan sanitasi rendah atau kontak erat antara manusia dan hewan. Pendekatan One Health mencakup kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sangat penting dalam pengendalian zoonosis parasitik. Beberapa parasit zoonotik mencemari lingkungan sehingga membahayakan kesehatan manusia. Salah satu contoh parasit zoonosis yang mencemari lingkungan adalah Toxoplasma gondii penyebab toxoplasmosis, yang dapat menimbulkan penyakit dan kecacatan pada manusia.
Kedatangan tim pengmas FKH mendapatkan sambutan hangat dari Kepala Sekolah SMAN 1 Muncar Rina Kartika SS MPd beserta para guru. Kegiatan terlaksana pada tanggal 2 Mei 2025, bertempat di Gedung Agrata Abinawa SMAN 1 Muncar.
Kegiatan pengmas ini terdiri dari tim pelaksana kegiatan yang diketuai oleh Dr Agus Sunarso drh MSc dengan anggota Prof Dr Poedji Hastutiek drh MSi selaku Ketua Divisi Parasitologi. Kemudian, Prof Dr Endang Suprihati drh MS, Prof Dr. Nunuk Dyah Retno Lastuti drh MS, Prof. Dr Lucia Tri Suwanti drh MP selaku narasumber, Dr Mufasirin drh MSi Prof Much Yunus drh, MKes PhD, Prof Dr Eduardus Bimo Aksono H drh MKes dan Dr Emy Koestanti Sabdoningrum, drh MKes sebagai MC.
Pengmas听ini diikuti oleh sebanyak 50 orang siswa-siswi dan juga bapak ibu guru. Pertanyaan siswa-siswi yang kritis menunjukkan minat yang antusias dan penuh perhatian. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada siswa-siswi SMA mengenai parasit-parasit yang berasal dari hewan (termasuk ternak, ikan dan hewan kesayangan) yang dapat menular ke manusia. Harapannya听para siswa tahu parasit yang menginfeksi 听hewan juga dapat mencemari lingkungan dan produk hasil hewan, cara pencegahan agar tidak tertular. Berbekal pengetahuan ini para dapat menerapkan pola hidup yang lebih baik menuju Indonesia Sehat tahun 2030.听Kegiatan ini mendukung SDG檚 17 Partnerships for The Goals.
Penulis: Lucia Tri Suwanti, Poedji Hastutiek, Mochamad Arifudin
Editor: Yulia Rohmawati





