n

51动漫

51动漫 Official Website

Dokter FK dan FKG UNAIR Sukseskan Baksos di Bekang Dam V/Brawijaya

baksos fk
DOKTER-dokter FK UNAIR sedang melayani pasien-pasien dalam bakti sosial kesehatan di markas Bekang Dam V/Brawijaya, di Wonoayu, Sidoarjo, Sabtu (7/4). (Foto: Bambang Bes)

UNAIR NEWS 51动漫 ambil bagian dalam mensukseskan 淏hakti Sosial Bekangdam V/Brawijaya di Markas Denjasaang V-44-13 Jl. Raya Ketimang, Wonoayu, Sidoarjo, Sabtu (7/4) kemarin. Dalam baksos pemeriksaan kesehatan gratis itu, UNAIR berpartisipasi melalui Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).

Sesuai permintaan, FK UNAIR mengirim lima orang dokter dari Bagian Ilmu Penyakit Dalam (IPD) PPDS FK UNAIR/RSUD Dr. Soetomo. Lima dokter tersebut adalah dr. Stevanus Imanuel, dr. Caesar Legalego, dr. Muhammad Idham, dr. Bimantoro, dan dr. Arina Mana Sikana.

Dari lima orang dokter inilah berhasil melayani pemeriksaan kesehatan sebanyak 250-an pasien (masyarakat) yang berasal dari desa-desa sekitar Kecamatan Wonoayu. Misalnya dari Desa Ploso, Malangbong, Tanggul, Jimbaran Wetan, Kemilang, dsb. Selain dari UNAIR juga didukung oleh Medicuss Foundation, Bandung, yang dalam baksos ini memberikan pelayanan obat-obatnya.

Sedangkan dari FKG UNAIR juga mengirim beberapa orang dokter gigi untuk berkolaborasi dengan anggota PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) Cabang Surabaya. Mereka melakukan sosialisasi kesehatan gigi dan mulut, serta pemeriksaan kesehatan gigi yang diikuti sekitar 200 siswa-siswi SD dan SMP di sekitar Wonoayu.

Usai memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan, yang berakhir pukul 12.00 itu, dr. Stevanus Imanuel dan dr. Moh Idham menyampaikan evaluasinya, dalam rata-rata pelaksanaan baksos kesehatan seperti ini, keluhan paling banyak dari pasien adalah nyeri lutut, nyeri pinggang, dan tensi (tekanan darah tinggi).

baksos fk
SISWA-siswi SD dan SMP di sekitar Kec. Wonoayu, Kab. Sidoarjo memanfaatkan bakti sosial kesehatan untuk memeriksakan kesehatan giginya, dilayani FKG Unair dan PDGI Surabaya. (Foto: Bambang Bes)

滿aklum, mereka (pasien red) rata-rata sudah berumur, kebanyakan pekerjaannya juga bertani, mengangkat beban-beban berat, dan sebagainya. Selain juga faktor gangguan degeneratif lain, kata Moh. Idham, yang mengaku sudah belasan kali terjun dalam bakti sosial kesehatan seperti ini.

淪ebenarnya juga ada pasien yang selayaknya harus dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjut, tetapi kami tidak punya hak untuk itu. Jadi kami hanya memberikan nasihat-nasihat dari sisi medis. Misalnya kalau memiliki fasilitas BPJS disarankan untuk memanfaatkan berobat ke Puskesmas dan atau ke rumah sakit rujukan, tambah Stevanus.

Misalnya ada seorang pasien yang datang dengan nafas ngos-ngosan. Selain dia obesitas, juga setelah diperiksa dan didiagnosa, diduga terdapat pembengkakan pada bagian jatungnya. Istilahnya gagal jantung stadium dini. Kemudian juga ada pasien yang diduga gejala TB, setelah diberikan resep obat, kepadanya disarankan segera berobat ke Puskesmas/rumah sakit.

Kepala Pembekalan Angkutan (Bekang) Kodam V/Brawijaya, Kolonel CBA Bambang Muktiono, SE., menyampaikan terima kasih kepada para mitra kerja yang mendukung pelaksanaan baksos yang diadakan dalam rangka memperingati HUT 69 Bekang Dam V/Brawijaya ini. Terutama kepada FK dan FKG UNAIR, PDGI Kota Surabaya, dan Medicus Group.

Dikatakan, pihaknya mengadakan bhakti sosial seperti ini sama sekali bukan untuk tujuan mencari popularitas, ketenaran, pencitraan, dan sebagainya, tetapi murni berangkat dengan niatan perduli dan ingin berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

漀iatan kami yang tulus adalah untuk beribadah, berbagi kepada sesama, dan mudah-mudahan yang mendukung kegiatan ini juga dicatat sebagai amal dan ibadah kita, kata Kolonel Bambang Muktiono, yang juga aktif mendatangi tempat pemeriksaan kesehatan dan dialog dan memberi nasihat kepada beberapa pasien.

Seusai pasien dari masyarakat sekitar habis, diantara anggota TNI di Bekang, dan juga ibu-ibu anggota Persit Ranting 2 Bekang Cabang IV Pangdam V/Brawijaya, ikut berkonsultasi dengan dokter FK UNAIR tentang kesehatan mereka. Yang menarik, pasien dari masyarakar berbagai desa itu, datang ke Maskas Bekang dengan dijemput dan selesai periksa kesehatannya juga diantar pulang menggunakan kendaraan Bekang Dam V/Brawijaya. (*)

Penulis : Bambang Bes

AKSES CEPAT