51动漫

51动漫 Official Website

Dorong Deteksi Dini TBC Berkelanjutan, Mahasiswa FIKKIA UNAIR Hadirkan Kader GEMPITA BERDAYA

Dokumentasi kegiatan setelah pelantikan dan peresmian Kader GEMPITA BERDAYA di MA Ibrahimy bersama Kepala Yayasan. (Foto: Istimewa)
Dokumentasi kegiatan setelah pelantikan dan peresmian Kader GEMPITA BERDAYA di MA Ibrahimy bersama Kepala Yayasan. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Kelurahan Kalipuro Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) 51动漫 (UNAIR) menginisiasi program Kader GEMPITA BERDAYA (Gerakan Muda Peduli dan Tanggap). Program ini sebagai bentuk upaya pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit tuberkulosis (TBC) di Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.

Program itu berfokus pada kegiatan skrining TBC berbasis masyarakat dengan metode door to door ke rumah warga. Dalam pelaksanaannya, kader didampingi oleh tim mahasiswa PKL UNAIR. Hingga saat ini, program GEMPITA BERDAYA telah berhasil menghimpun sebanyak 440 sampel skrining, yang menjadi data penting dalam pemetaan kondisi kesehatan masyarakat setempat.

Kader GEMPITA BERDAYA dibentuk dari 11 siswa MA Ibrahimy yang telah melalui proses seleksi dan pembekalan. Para kader ini telah diterjunkan ke 11 titik lingkungan di Kelurahan Kalipuro dan berhasil menjangkau 440 warga dalam kegiatan deteksi dini TBC. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Puskesmas Klatak serta Pemerintah Kelurahan Kalipuro.

Peresmian dan pelantikan Kader GEMPITA BERDAYA dilaksanakan pada Kamis (29/1/2026) di halaman MA Ibrahimy dan diresmikan langsung oleh Kepala Yayasan, sebelum kader secara simbolis dilepas untuk menjalankan perannya di masyarakat.

Ketua Pelaksana Tim PKL, Satria Farelly, menyampaikan bahwa pembentukan kader merupakan langkah strategis dalam menciptakan keberlanjutan program kesehatan. 淢elalui Kader GEMPITA, kami ingin menanamkan kepedulian kesehatan sejak dini kepada generasi muda agar mampu berperan aktif di tengah masyarakat, ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan siswa dalam kegiatan skrining memberikan pengalaman langsung mengenai isu kesehatan masyarakat.

淒ata yang dihasilkan sangat berarti bagi pemetaan dan pengendalian TBC di Kelurahan Kalipuro, tambahnya.

Sementara itu, Kepala Yayasan, Nardho Hasan, MPd mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNAIR untuk melibatkan siswa dalam isu kesehatan masyarakat. 淧rogram Kader GEMPITA BERDAYA tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga membentuk karakter kepedulian sosial dan tanggung jawab kesehatan pada siswa MA Ibrahimy, tuturnya.

Ia berharap kader yang dilantik dapat menjadi contoh dan agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Keberadaan Kader GEMPITA BERDAYA harapannya tidak hanya berhenti sebagai program PKL, melainkan menjadi agen perubahan kesehatan yang berkelanjutan di sekolah maupun masyarakat. Sinergi antara mahasiswa, institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, dan pemerintah kelurahan menjadi modal penting dalam memperkuat upaya pencegahan serta pengendalian TBC di tingkat komunitas.

Penulis : Dheva Yudistira Maulana

Editor : Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT