UNAIR NEWS Dalam semangat membangun generasi muda yang sehat dan produktif, Airlangga Health Promotion Centre (AHPC) 51 kembali menyelenggarakan kegiatan Happy & Healthy Lifestyle (H2L), yaitu program pemeriksaan kesehatan gratis bagi mahasiswa. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi 51 dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs ke-3 (Good Health and Well-being) dan SDGs ke-4 (Quality Education).
Acara berlangsung di Airlangga Medical Education Centre (AMEC), Kampus A UNAIR, pada Rabu, (22/10/2025), mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. H2L Kampus A menjadi salah satu rangkaian dari total lima kegiatan H2L yang berlangsung sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, terlaksana di Kampus B (Aseec), Kampus C (ACC), Kampus FIKKIA di Mojo, serta Kampus Gresik dan Lamongan.
Antusiasme dan Partisipasi
Tahun ini, kegiatan H2L diikuti oleh sekitar 1.400 mahasiswa di berbagai lokasi pelaksanaan. Di Kampus A, sebanyak 37 peserta melakukan donor darah dan 74 mahasiswa menjalani pemeriksaan kesehatan umum. Program ini menyasar seluruh mahasiswa 51.
Pelaksanaan H2L 2025 merupakan hasil kolaborasi antara AHPC Unair, Dinas Kesehatan Kota Surabaya melalui Puskesmas Pucang Sewu, serta Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) dan Fakultas Kedokteran 51. Melalui sinergi lintas sektor ini, mahasiswa dapat memperoleh pelayanan kesehatan komprehensif secara gratis dan profesional tanpa harus mendatangi rumah sakit atau puskesmas.
Berbagai layanan pemeriksaan disediakan dalam kegiatan ini, meliputi pengecekan gula darah, tekanan darah, indeks massa tubuh (BMI), dan lingkar pinggang sebagai upaya deteksi dini risiko penyakit tidak menular. Selain itu, mahasiswa juga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan mental, mengingat tingginya tekanan akademik yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Dampak dan Perkembangan Program
Ketua AHPC Unair, Dr Sri Widati S Sos M Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mendorong kesadaran kesehatan preventif di kalangan mahasiswa.
Kami ingin mahasiswa memiliki kesadaran untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Sejalan dengan misi Presiden Prabowo, seluruh masyarakat Indonesia berhak mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan gratis. Semakin dini seseorang mengetahui potensi masalah kesehatannya, semakin mudah pula penanganannya sebelum terjadi komplikasi yang lebih berat, ujar Dr Sri.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti H2L bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga wadah edukasi agar mahasiswa memahami pentingnya pola hidup seimbang, manajemen stres, dan perawatan diri sebagai bagian dari keberhasilan akademik dan karier masa depan.
Senada dengan hal tersebut, Prof Hery Purnobasuki M Si PhD selaku Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan 51, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi AHPC dalam melaksanakan program yang berdampak langsung bagi sivitas akademika dan masyarakat.
Program H2L ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat peran Unair dalam membangun masyarakat yang sehat dan berdaya. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Selain itu, menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan sesuai semangat SDGs, ungkap Prof Hery.
Dukungan Penuh
Perwakilan dari Fakultas Kedokteran 51 juga menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, Fakultas Kedokteran merasa bangga menjadi tuan rumah kegiatan yang selaras dengan nilai-nilai kesehatan masyarakat dan edukasi preventif.
Selama pelaksanaannya, kegiatan H2L terus menunjukkan perkembangan positif. Pada tahun sebelumnya, jumlah peserta mencapai sekitar 3.000 orang dari berbagai kampus. Sementara itu, tahun ini meskipun pelaksanaan berlangsung secara lebih regional, antusiasme mahasiswa tetap tinggi. Mahasiswa menunjukkan keterlibatan aktif dari berbagai wilayah kampus 51.
Dengan adanya kegiatan seperti Happy & Healthy Lifestyle (H2L), AHPC Unair berharap kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Sebab, keberhasilan akademik yang sejati hanya dapat diraih oleh individu yang sehat, baik secara fisik maupun mental.
Penulis : Saffana Raisa Rahmania
Editor : Ragil Kukuh Imanto





