UNAIR NEWS SKIners (Sie Kerohanian Islam Ners) Fakultas Keperawatan (FKP) 51 menggelar Pelatihan Karya Tulis Al-Quran atau disingkat Laskar Al-Quran. Program kerja baru yang diusung departemen keilmuan itu ingin mengenalkan lebih dalam apa lomba karya tulis ilmiah Al-Quran (LKTI-A). Termasuk pengenalan cabang lomba lain di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) lebih lanjut. Dalam acara pada awal Maret tersebut, menurut Neli Widi Astuti, salah seorang panitia, tidak ada tema tersendiri.
Tema tidak kami tentukan. Hanya, kami berfokus pada pelatihan penulisan karya tulis ilmiah Al-Quran dan soal MTQ yang akan diselenggarakan seleksi oleh 51 dekat-dekat ini, ujarnya.
Neli menambahkan, program kerja Departemen Keilmuan SKIners FKP UNAIR itu merupakan program kerja baru dan muncul atas saran Deni Yasmara, S.Kep.Ns., M.Kep, salah seorang dosen di FKP UNAIR. Harapannya, SKIners bisa lebih memublikasikan cabang-cabang perlombaan MTQ untuk menjaring mahasiswa berbakat dan berminat, khususnya di FKP. Untuk memenuhi target tersebut, tiga narasumber diundang dalam acara itu.
Kami mengundang Maratus Solihah, S.Kep., sebagai narasumber pelatihan KTI-A yang juga tengah menempuh S2 keperawatan di sini. Dua narasumber yang lain adalah Fatatin Nazhifah dan Novindah Nalaratih. Keduanya yang juga anggota UKM Seni Religi UNAIR menjelaskan hal terkait MTQ, tutur Neli.
Pelatihan di RK. SC. Roy Lantai 3 FKP tersebut sempat terkendala karena hujan. Dibuka dengan tilawatil Quran oleh Dzakkiyul, pelatihan itu dilanjutkan dengan post test mengenai LKTI-A dan MTQ. Peserta juga diminta membuat judul LKTI-A. Termasuk diminta menjabarkan dan merelasikan bahasannya dengan ayat Al-Quran. Terdapat sedikit perbedaan ketika membuat LKTI-A.
Jika LKTI saja, pustakanya bersumber dari hal umum di lingkungan, sedangkan LKTI-A kehidupan sosial yang dikaitkan dengan isi kandungan Al-Quran. Meski, itu sudah atau belum terbukti secara ilmiah, sebut Neli.
Dengan pelatihan itu, panitia berharap pelatihan tersebut menjadi agenda rutin tahunan. Termasuk lebih diketahui mahasiswa hingga ke fakultas lainnya.
Terutama agar manfaatnya lebih dirasakan mereka, ujarnya. (*)
Penulis: Hilmi Putra Pradana
Editor: Feri Fenoria





