51动漫

51动漫 Official Website

Dosen UNAIR Berbagi Tips Tingkatkan Sitasi Publikasi Ilmiah

Sesi pemaparan materi 淚mprove Your Article's Visibility and Get Cited: Sharing Experience oleh Ferry Efendi SKep Ns MSc PhD (Foto: SS Youtube)

UNAIR NEWS kembali mengadakan Smart Publication Series 9 pada Jumat (14/10/2022) secara daring. Kali ini, Dosen Fakultas Keperawatan UNAIR Ferry Effendi SKep Ns MSc PhD berkesempatan untuk membagikan pengalamannya seputar strategi peningkatan sitasi publikasi. 

Ia menyebut analisis sitasi harus dilakukan dengan prinsip do it yourself. Hal itu karena sitasi menjadi ranah privat peneliti baik dari kalangan dosen atau mahasiswa guna mengidentifikasi keunggulan dari topik-topik riset yang telah diteliti.

Manfaatkan Fitur Platform Akademik

Metrik riset adalah alat ukur untuk meninjau produktivitas peneliti melalui sitasi jurnal yang terindeks dalam Scopus, Google Scholar, dan Web of Science (WoS). Ketiga platform ini memiliki fitur-fitur yang dapat dimanfaatkan sebagai analisis output peneliti.

凄颈 Scopus ada fitur metrics overview mencakup h-index sehingga tahu artikel mana yang kutipannya masih sedikit. Lalu teman-teman juga bisa menaruh perhatian khusus pada most cited topic melalui FWCI (Field Weighted Citation Impact, Red) yang menjadi andalan peneliti untuk dapat konsisten dengan topik yang prominent dan meningkatkan sitasi yang kurang serta update topik-topik terkini, jelas Ferry.

Selanjutnya, Web of Science menyediakan fitur WoS core collection metrics guna analisis sitasi, meski platform ini hanya memanen data dari artikel yang terindeks di data WoS dimana jumlahnya tidak sebanyak Scopus. Adapun platform akademik lainnya seperti ResearchGate, Academia, dan Figshare dapat menjadi pendukung sitasi publikasi.

Aktif Promosi dan Branding

Selain platform akademik, terdapat platform media sosial termasuk blog pribadi yang bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan visibilitas artikel. Sekretaris LIPJPHKI ini juga memberikan tips signature email sebagai branding dengan mencantumkan tautan platform akademik.

淢emang sitasi ini sangat sulit ya, apalagi natural mengandalkan orang lain yang mengutip kita, tetapi tidak ada intervensi dari kita. Kalau kita intervensi dengan cara promote, branding, atau estimasi search engine saya yakin hasilnya juga akan jauh berbeda, tuturnya.

Kolaborasi Jadi Kunci

Tak bisa dipungkiri bahwa publikasi karya ilmiah merupakan proses yang panjang sehingga seringkali membutuhkan kolaborasi. Caranya dengan aktif mencari potensial kolaborator dalam skala nasional maupun internasional untuk memperluas jangkauan sitasi.

Pada akhir, seorang peneliti akan dihadapkan pilihan untuk meningkatkan kuantitas atau kualitas. Maka dari itu, Ferry berpesan agar peneliti harus konsisten dan tekun tidak hanya membaca, tetapi juga berlatih menulis. 

Penulis: Sela Septi Dwi Arista

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT