51动漫

51动漫 Official Website

Dosen UNAIR Dorong Percepatan Kastrasi Jantan untuk Tekan Populasi Kucing Liar

Gerombolan Kucing Liar yang Sedang Makan (Sumber: Halodoc)

UNAIR NEWS – Populasi kucing liar terus meningkat di perkotaan seperti Surabaya dan Jakarta. Hal ini menimbulkan permasalahan baru dalam kehidupan hiruk pikuk perkotaan bagi beberapa pihak. Sehingga melakukan kontrol populasi merupakan pilihan bijak dibandingkan dengan depopulasi massal untuk menekan populasi kucing.

Pakar Reproduksi Veteriner Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam () UNAIR Banyuwangi, Ragil Angga Prastiya drh M Si mengungkapkan upaya kontrol populasi yang dilakukan sekarang ini masih mengalami beberapa kendala. Salah satunya adalah biaya yang tidak sedikit dalam tindakan sterilisasi dengan jumlah populasi kucing yang terbilang tinggi.

淒alam pengendalian kucing, kita masih mengalami kendala mahalnya biaya sterilisasi. Terutama bagi kucing betina, ungkapnya.

Kastrasi Jantan Lebih Murah, Efisien dan Efektif

Dosen Kedokteran Hewan SIKIA itu menuturkan bahwa secara ekonomi kastrasi kucing jantan lebih murah dibandingkan dengan kucing betina. Selain itu, di lingkungan liar jumlah kucing jantan lebih sedikit daripada kucing betina. Sehingga melakukan kastrasi kucing jantan menjadi pilihan yang tepat dalam percepatan kontrol populasi.

淔okus ke kucing jantan saja, karena jika fokus ke yang betina selain populasi yang tinggi maka biaya yang diperlukan juga tinggi, tuturnya.

Cara yang dilakukan adalah mengambil sebanyak mungkin kucing jantan dalam suatu wilayah. Setelah dilakukan kastrasi, mereka tidak lagi memiliki keinginan untuk melakukan perkawinan dalam komunitasnya.

Kucing Jantan Harus Dikembalikan Ketempat Asal

Ragil mengatakan kucing merupakan hewan karnivora yang memiliki wilayah teritorial. Sehingga apabila ada kucing jantan yang dominan, maka tidak akan ada kucing jantan lain yang masuk dalam wilayah tersebut. 

淗arapannya kucing yang telah disterilisasi akan tetap menjadi pemimpin teritorial daerah tersebut. Maka kucing betina di dalam komunitas tersebut tidak akan hamil karena jantannya telah disteril, katanya. 

Sinergi Dokter Hewan x Komunitas Peduli Hewan x Pemerintah

Dalam mendukung upaya kontrol populasi dengan memegang prinsip animal welfare yang berperikehewanan. Perlu ada sinergi antara dokter hewan, komunitas peduli hewan dan juga pemerintah. Melalui kegiatan sosialisasi kucing sebagai makhluk hidup yang harus kita sayangi.

淒engan sinergi tersebut, maka dapat dilakukan kegiatan bakti sosial bersama. Dalam mengadakan ovariohysterectomy maupun kastrasi bersubsidi bahkan gratis, ujarnya.

Penulis:azhar burhanuddin

Editor:Feri Fenoria

AKSES CEPAT