51动漫

51动漫 Official Website

Dua Kandidat Unggul Siap Pimpin FIB UNAIR Lima Tahun Mendatang

Dekan FIB UNAIR, Prof Dr Purnawan Basundoro SS MHum saat memberikan sambutannya. (Foto: PKIP UNAIR)
Dekan FIB UNAIR, Prof Dr Purnawan Basundoro SS MHum saat memberikan sambutannya. (Foto: PKIP UNAIR)

UNAIR NEWS – Pemilihan dekan untuk memimpin fakultas di 51动漫 (UNAIR) kembali berlangsung. Kontestasi lima tahunan itu mengharuskan seluruh fakultas menentukan arah kepemimpinan baru untuk periode 2025-2030 mendatang. Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNAIR turut serta dalam menjalankan serangkaian proses pemilihan dekan, termasuk pemaparan gagasan oleh calon sebagai tahap lanjutan dari seleksi berkas.  

Kegiatan pemaparan gagasan oleh calon dekan ini berlangsung pada Selasa (26/8/2025) di Ruang Chairil Anwar Lt. 2, Gedung FIB, Kampus Dharmawangsa-B, UNAIR. Hadir dua calon dekan pada kegiatan tersebut, yakni Syahrur Marta Dwi Susilo SS MA PhD dan Lina Puryanti SS MHum PhD.

Dalam kesempatan itu, Dekan FIB UNAIR, Prof Dr Purnawan Basundoro SS MHum menyampaikan apresiasinya kepada calon dekan yang berani mengambil langkah untuk memimpin dan mewujudkan cita-cita FIB yang belum sempat terealisasi. 

Prof Purnawan mengatakan bahwa dua calon dekan tersebut memiliki latar belakang yang luar biasa hebat. Calon pertama, Syahrur Marta Dwi Susilo SS MA PhD merupakan dosen S1 Bahasa dan Sastra Jepang yang memiliki kepakaran di bidang Kesusastraan Modern Jepang. Calon kedua, Lina Puryanti SS MHum PhD merupakan dosen S2 Kajian Sastra dan Budaya yang memiliki kepakaran di bidang Kajian Wilayah Perbatasan.

“Saya kira semua calon, Alhamdulillah ini ada dua rekan kita, tentu saja kita sudah mengenalnya dengan sangat baik. Saya kira kedua calon ini sangat layak untuk memimpin dan menjadikan FIB jauh lebih baik pada lima tahun ke depan,” tuturnya.

Dua calon dekan FIB UNAIR, yakni Syahrur Marta Dwi Susilo SS MA PhD dan Lina Puryanti SS MHum PhD. (Foto: PKIP UNAIR)

Lebih lanjut, Prof Purnawan turut menyoroti pentingnya agenda pemaparan gagasan ini meskipun nantinya keputusan dekan terpilih sepenuhnya berada di tangan rektor. Kegiatan pemaparan gagasan ini akan melihat calon dekan dengan motivasi, visi dan misi, serta program kerja yang siap untuk meningkatkan kualitas FIB secara internal maupun eksternal. 

淧roses pemilihan dekan secara umum sebenarnya hak prerogatif dari rektor, artinya rektor lah yang nanti akan memilih. Akan tetapi, tentu saja bahwa rektor juga menginginkan dekan yang terpilih itu dekan yang terbaik di lingkungan fakultas masing-masing,” ujarnya.

Setelah memaparkan gagasan, masing-masing calon akan menerima catatan dari panelis sekaligus tanggapan dari partisipan. Hasil dari kegiatan pemaparan gagasan ini kemudian menjadi bahan pertimbangan rektor dalam memutuskan kandidat yang layak menerima jabatan dekan periode 2025-2030. 

Penulis: Selly Imeldha

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT