UNAIR NEWS – Permasalahan sampah plastik masih menjadi isu lingkungan yang serius di Indonesia. Salah satu jenis sampah palstik yang paling banyak dihasilkan adalah botol plastik sekali pakai. Rendahnya kesadaran masyarakat, termasuk anak – anak usia sekolah terhadap pengelolaan sampah plastik menyebabkan peningkatan volume sampah yang berdampak pada pencemaran lingkungan. Peningkatan kepedulian dan kesadaran dapat menjadi salah satu langkah awal dalam mengatasi permasalahan ini terutama sejak dini di bangku Sekolah Dasar. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan adalah kegiatan edukatif sekaligus aplikatif yang terampil dan menyenangkan. Melalui 淲orkshop Menanam Bunga dengan Media Botol Bekas dapat menjadi alternatif edukasi yang efektif dan menyenangkan bagi anak anak untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran anak anak terhadap lingkungan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2026, Mahasiswa 51动漫 kelompok BBK 7 Kelurahan Indro mengajak adik-adik UPT SDN Gresik 19 untuk menanam bunga yang menggunakan botol bekas sebagai media tanam yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini serta menanamkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan kembali sampah plastik dalam kehidupan sehari hari.
Pelaksanaan program kerja ini dimulai dengan pemberian edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta dampak negatif penumpukan sampah, khususnya sampah plastik, terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan. Selanjutnya, anak anak secara berkelompok menanam bunga di botol plastik yang sudah dihias menggunakan cat warna-warni sebelumnya. Hal tersebut mendorong terjadinya kolaborasi serta pengembangan kreativitas siswa, yang tercermin dari variasi bentuk pot tanaman hasil pemanfaatan botol plastik bekas, mulai dari desain berbentuk karakter hewan hingga model lain yang dikembangkan sesuai dengan imajinasi den ide kreatif masing masing siswa. Secara keseluruhan, kegiatan 淲orkshop Menanam Bunga dengan Media Botol Bekas yang dilaksanakan pada 13 Januari 2026 oleh mahasiswa 51动漫 kelompok BBK 7 di UPT SDN Gresik 19, Kelurahan Indro, Gresik, berhasil meningkatkan kepedulian lingkungan serta kreativitas siswa sekolah dasar. Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, siswa diajak untuk memahami bahaya sampah plastik dan pentingnya daur ulang sampah dengan cara menyenangkan dan aplikatif. Pemanfaatan botol plastik bekas sebagai pot tanaman tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang bermakna, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat sikap kolaboratif dan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pencalpaian SDGs 6: Clean Water and Sanitation melalui penerapan pembelajaran berbasis praktik langsung, sehingga peserta diidk lebih memahami konsep daur ulang serta pentingnya upaya pelestarian lingkungan.
Penulis: Tim BBK 7 Indro Gresik





