淪egala sesuatu yang indah tidak didapatkan dengan cuma-cuma听
UNAIR NEWS – Predikat wisudawan terbaik tentu menjadi tujuan banyak bahkan semua orang di dunia akademisi. Melewati berbagai rintangan studi, Nur Qomariyah menjadi salah satu di antaranya. Ia berhasil menjadi wisudawan terbaik pada Wisuda 51动漫 (UNAIR) periode 242.听听
淭entu dalam satu hal, kita sering mengalami hilangnya motivasi. Begitu juga saya, merasa capek dan merasa tertinggal dari teman-teman saya yang lain, ungkap Riya.
Lahir dan besar di Gresik, Riya sempat merasa tak menyangka dirinya menjadi wisudawan terbaik. Padahal, predikat itu merupakan buah kerja keras Riya selama menjalani studi S1 di UNAIR.
淏erusaha mendapatkan nilai IPK yg bagus di setiap semesternya. Saya berusaha memaksimalkan nilai UTS dan UAS karena itu memiliki bobot nilai yg tertinggi, paparnya.
淪elain itu tetap harus have fun dan bebas berkegiatan dengan menerapkan manajemen waktu dan skala prioritas yg baik, tambahnya.
Pengalaman Berkesan
Menurutnya, belajar di UNAIR merupakan hal yang membanggakan. Berhasil meraih indeks prestasi 4 pada semester 5 menjadi salah satu momen berkesan baginya. Selain itu, skripsi yang ia kerjakan mendapat pujian dari para dosen. Membuat Riya semakin terpacu menjadi lebih baik.
Banyak prestasi yang telah ia raih. Di antaranya, National Short Story Competition yang diselenggarakan oleh LPM ISI Surakarta menjadi salah satu lomba yang berkesan baginya.
淪aya meraih juara 3 di kompetisi itu, nggak nyangka bisa dapet juara, karena background saya bukan soshum. Namun berkat pengalaman saya dalam tutoring, saya jadi lancar berbicara dan bercerita, jelasnya.
Dibalik Keberhasilan
Tentu ada orang-orang yang berperan dalam keberhasilannya dalam meraih predikat wisudawan terbaik. Yakni, orang tua, teman dan dosen yang selalu membantunya dalam memacu semangatnya belajar selama ini, serta diri sendiri yang telah berhasil melewati berbagai rintangan.
淪aya berhenti sejenak, mengistirahatkan diri sembari memberi afirmasi positif kepada diri saya untuk tidak pantang menyerah dan selalu percaya bahwa setiap orang memiliki waktunya sendiri-sendiri, tegasnya.
Penulis: M Naqsya R
Editor: Khefti Al Mawalia
Baca Juga: Raih Beasiswa dari SDM Kesehatan





