
BBK 7 Desa Sumbermulyo 51动漫 melaksanakan Program EduPlang Lingkungan di SD Negeri 4 Sumbermulyo, Minggu (19/1/2026).
UNAIR NEWS – BANYUWANGI Permasalahan sampah masih menjadi isu lingkungan yang cukup signifikan dalam kehidupan masyarakat desa, termasuk di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran. Kebiasaan membuang sampah sembarangan menunjukkan rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada menurunnya kualitas estetika ruang publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan, seperti munculnya sumber penyakit, pencemaran lingkungan, serta terganggunya kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat secara umum.
Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah salah satunya dipengaruhi oleh minimnya sarana edukasi yang bersifat sederhana, mudah dipahami, dan dapat diakses secara berkelanjutan. Selama ini, edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan peduli lingkungan cenderung bersifat temporer, misalnya melalui sosialisasi singkat atau kegiatan seremonial, sehingga belum mampu membentuk kebiasaan jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan alternatif yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mampu berfungsi sebagai pengingat visual yang hadir secara terus-menerus di ruang publik.
Menjawab kebutuhan tersebut, Kelompok BBK 7 Desa Sumbermulyo 51动漫 melaksanakan Program EduPlang Lingkungan sebagai bentuk intervensi edukatif berbasis media komunikasi visual. Program ini berfokus pada penyediaan dan pemasangan plang atau papan informasi sampah di lingkungan SD Negeri 4 Sumbermulyo. Plang sampah dirancang menggunakan bahasa yang sederhana, informatif, dan persuasif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar, tenaga pendidik, maupun masyarakat sekitar. Pesan yang disampaikan menekankan pentingnya membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Kegiatan EduPlang Lingkungan dilaksanakan pada 19 Januari 2026 di SD Negeri 4 Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Program ini diikuti oleh 80 siswa dan siswi dari kelas 1 hingga kelas 6, dengan tujuan menanamkan nilai kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sejak usia dini secara merata. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan pentingnya edukasi lingkungan melalui pendekatan sederhana, mudah dipahami, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Kegiatan EduPlang Lingkungan melibatkan Kelompok BBK 7 Desa Sumbermulyo 51动漫 sebagai perancang dan pelaksana program, pihak SD Negeri 4 Sumbermulyo sebagai mitra utama, serta masyarakat sekitar sekolah yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan sekolah dipandang strategis karena sekolah merupakan ruang pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak usia dini. Selain itu, keberadaan plang di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan efek edukatif tidak hanya kepada siswa, tetapi juga kepada orang tua dan warga yang beraktivitas di sekitar sekolah.
Saya senang teman-teman KKN bisa membawakan edukasi tentang pemilahan sampah untuk anak-anak di sekolah kami. Media plang ini sangat membantu karena mudah dilihat setiap hari, sehingga anak-anak diharapkan terbiasa membuang dan memilah sampah dengan benar serta menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, ujar Wahid Kurniawan selaku Kepala SD Negeri 4 Sumbermulyo.
Secara substansial, Program EduPlang Lingkungan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 12 tentang Responsible Consumption and Production, khususnya dalam mendorong perilaku pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Melalui pendekatan edukasi visual yang berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran lingkungan secara kolektif serta menanamkan nilai kepedulian terhadap kebersihan sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
TAG:
#EduPlangLingkungan #SDGs12 #PeduliLingkungan #PengelolaanSampah #EdukasiLingkungan #BBKUNAIR #SDNegeri4Sumbermulyo #Pesanggaran #Banyuwangi #LingkunganBersih
Penulis : Eredita Angelia





