51动漫

51动漫 Official Website

Efek Lingkungan pada Tiga Sifat Gelap di 49 Negara

Foto oleh Fuji Rahmah

Terdapat beberapa studi yang menunjukkan bahwa kepribadian dipengaruhi oleh lingkungan tempat kita hidup atau pengalaman formatif. Ciri-ciri kepribadian manusia dioptimalisasi oleh lingkungan sehingga kita dapat memecahkan masalah secara adaptif tergantung dengan tempat kita hidup. Namun demikian, literatur terkait biasanya hanya menunjukkan bagaimana peran lingkungan dalam level mikro atau lokal (semisal di dalam keluarga atau di sekolah mereka, juga terbatas pada laporan diri yang retrospektif dari pengalaman, serta didasarkan pada data dari satu atau beberapa negara. Jika pendekatan studi hanya memfokuskan pada pengamatan ditingkat individual atau mikro-lokal yang terbatas maka kita tidak akan mengkap peran lingkungan makro dalam pengembangan kepribadian. Selain itu, studi-studi yang lalu hanya berfokus pada laporan diri tentang pengalaman masa kanak-kanak yang bisa jadi juga dinodai oleh bias respons. Bahasan terkait efek lingkungan atau pemeriksaan perbedaan kontekstual tingkat negara belum begitu banyak dieksplorasi.

Beberapa studi sebelumnya menunjukkan bahwa narsisme dan psikopati terkait dengan kehidupan yang kompetitif yang dibentuk oleh kondisi masa kanak-kanak yang sulit atau keras. Sementara, machiavellianisme berbicara soal manuver taktis untuk mengkonsolidasikan kekuatan dan membangun aliansi. Dengan demikian, Machiavellianisme bisa jadi dapat ditekankan di tempat-tempat yang lebih modern, aman, dan stabil.

Penelitian ini berfokus pada tiga sifat gelap (dark triad traits) manusia, yaitu psikopati (misalnya, sikap sosial yang tidak berperasaan dan impulsive), Machiavellianisme (misalnya, sinisme dan pemikiran strategis), dan narsisme (misalnya, rasa berhak dan eksibisionisme). Beberapa bukti riset menunjukkan bahwa tiga sifat gelap tersebut sensitif terhadap efek lingkungan, terutama narsisme, disusul dengan Machiavellianism, dan psikopati. Studi ini akan menguji apakah tiga sifat gelap di masing-masing negara (pada partisipan di masa dewasa, yaitu, 20 tahun ke atas) dapat diprediksi oleh berbagai indikator yang menggambarkan lingkungan partisipan ketika mereka masih anak-anak, pra-remaja, dan remaja.

Selain itu, studi ini juga bertujuan untuk memahami apakah perbedaan jenis kelamin di tingkat negara cukup sensitif terhadap perbedaan lingkungan dalam hubungannya dengan tiga sifat gelap tersebut. Ada bukti substansial untuk perbedaan jenis kelamin dalam tiga sifat gelap (Jonason et al., 2019; Jonason et al., 2020; Neu mann et al., 2012). Perbedaan jenis kelamin dalam sifat-sifat tersebut dapat dihasilkan dari mekanisme pembelajaran (Eagly & Wood, 1999) atau pola leluhur dalam melihat untung dan rugi untuk terlibat dalam cara memecahkan tugas adaptif seperti kelangsungan hidup dan reproduksi (Buss, 2009). Biasanya, peneliti tidak menguraikan prediksi ini, tetapi jika digunakan data lintas budaya, maka hasil dari studi eksploratif ini bisa menjadi awalan pemahaman yang baik terhadap persoalan ini.

Metode dan Hasil

Penelitian ini didasarkan pada ringkasan data yang dilaporkan sebelumnya (Jonason et al., 2020), yang mencakup 11.723 peserta (66% wanita, 34% pria; MAge = 21,53; SDAge = 3,17) dari 49 negara dari tiga lokasi negara-negara WEIRD. (yaitu, Amerika Utara, Oseania, Eropa Barat) dan lima non-WEIRD. (yaitu, Asia, Timur Tengah, Eropa non-Barat, Amerika Selatan, Afrika sub Sahara). Kami menggunakan rerata dari skor tiga sifat gelap dan juga melihat bagaimana perbedaannya jika dilihat dari jenis kelamin (yaitu, Cohen’s d) pada setiap negara. Instrumen yang digunakan adalah Dark Triad Dirty Dozen (Jonason & Webster, 2010) yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.

Hasil menunjukkan korelasi dari tiga sifat gelap dengan kualitas lingkungan di masa dewasa muda. Narsisme adalah yang paling sensitif terhadap varians kualitas lingkungan (misalnya, harapan hidup dan pendapatan yang lebih rendah), diikuti oleh Machiavellianisme (misalnya, apakah lingkungan lebih berpendidikan, lebih sedikit ketidaksetaraan). Beberapa indikator kondisi perubahan lingkungan dapat dikaitkan dengan tiga sifat gelap. Selanjutnya, ditemukan pula adanya korelasi antara tiga sifat gelap pada perbedaan jenis kelamin dalam kondisi lingkungan yang sama. Lebih banyak pengangguran di masa kanak-kanak dapat memprediksi lebih banyak narsisme di masa dewasa muda; sedangkan lebih banyak pengangguran di masa remaja memprediksi lebih banyak Machiavellianisme dan psikopati di usia dewasa. Lebih banyak pembunuhan di satu lingkungan juga dapat memprediksi tingkat narsisme dan Machiavellianisme pada orang dewasa.

Penulis: Dr. Rahkman Ardi

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Jonason, P.K., Czerwinski, S.K., Tobaldo, F, et al. (2021). Milieu effects on the Dark Triad traits and their sex differences in 49 countries. Personality and Individual Differences, 197.

AKSES CEPAT