51动漫

51动漫 Official Website

Efektivitas dan Dampak Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia

Ilustrasi oleh IKA UA Sidoarjo

UNAIR NEWS Kementerian Kesehatan (19/04) menyatakan bahwa total 10,8 juta orang sudah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19 dan baru 5,9 juta yang telah menerima suntikan vaksin dosis kedua. Hal ini masih sangat jauh dari target vaksinasi. Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, menyatakan bahwa usia lansia juga menjadi prioritas agar imunitas lansia terbentuk saat silaturahmi yang kerap dilakukan masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri.

Untuk itu, Ikatan Alumni 51动漫 (IKA-UA) cabang Sidoarjo pada Sabtu pekan lalu (17/04/2021) mengadakan talkshow bersama Suara Sidoarjo dengan tajuk 淓fektivitas dan Dampak Vaksinasi Bagi Lansia. Hadir sebagai pemateri dalam kesempatan tersebut dr. Berlian Aniek Herlina, M. Psi, Sekretaris IKA-UA cabang Sidoarjo.

Di awal pemaparan, dokter Berlian menyampaikan bahwa usia lansia merupakan usia yang rentan terhadap infeksi. Angka kasus Covid-19 pada usia lansia mencapai 10,7 persen dari total kasus dan 48,8 persen berakhir meninggal dunia.

 淯sia lanjut mengakibatkan perubahan fungsi dan sistem organ akibat proses menua yang salah satunya terjadi di sistem imun. Lansia yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta seperti hipertensi, tetap dapat menerima vaksin dengan syarat tekanan darah di bawah 180/110 mmHG, ujar dokter Berlian.

Dokter Berlian menyampaikan ada beberapa syarat bagi lansia yang hendak menerima vaksin Covid-19 diantaranya yaitu:

  1. Lansia harus dalam kondisi sehat, tidak batuk/pilek/demam/sesak napas dalam tujuh hari terakhir
  2. Lansia merupakan penyintas Covis-19 lebih dari tiga bulan (bagi yang pernah terinfeksi)
  3. Lansia tidak sedang menderita penyakit jantung/liver/ginjal kronis/melakukan prosedur cuci darah
  4. Lansia sedang tidak dalam proses pengobatan kanker/gangguan pembekuan darah/ pengobatan defisiensi imun/transfusi darah
  5. Lansia yang memiliki riwayat penyakit epilepsi/diabetes melitus/HIV/penyakit paru (asma, PPOK) harus dalam keadaan terkontrol
  6. Lansia tidak menerima vaksinasi lain dalam kurun waktu sebulan terakhir

Master trainer BNSP itu menjelaskan bahwa tidak ada masalah jika lansia menerima vaksin Covid-19. Namun harus dipastikan sebelum menjalani vaksinasi kondisinya sehat dan terkontrol.

Mengenai dampak dari vaksinasi Covid-19 pada usia lansia, Dokter Berlian mengungkapkan bahwa tidak ada dampak yang begitu berat.

淯ji klinis pada lansia sudah dilakukan dan efek samping dari vaksinasi Covid-19 juga ringan, tandas dokter Berlian.

Efektivitas vaksin Covid-19 sudah terbukti  melalui beberapa kali tahapan uji klinis. Di berbagai negara seperti Tiongkok dan Brazil efektivitasnya  mencapai angka diatas 95 persen.

淧eran anggota keluarga dalam memberikan informasi, penjelasan dan support sangat dibutuhkan agar vaksinasi Covid-19 pada lansia dapat terlaksana dengan baik, sehingga herd immunity dapat tercapai. Dan perlu diingat sebelum dan sesudah vaksinasi harus tetap menjaga pola nutrisi makan serta penerapan protokol kesehatan, pungkasnya.

Penulis: Muhammad Suryadiningrat

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT