Karies gigi dapat menyebabkan keradangan dan nekrosis gigi, sehingga apabila gigi ingin dipertahankan maka perlu dilakukan perawatan saluran akar gigi. Perawatan saluran akar gigi mpunyai potensi resiko terjadinya rasa nyeri dengan insidensi tergantung pada kuantitas dan kualitas jaringan pulpa gigi. Faktor imunologi dan mikrobiologi mempunyai peran yang siknifikan dalam mempengaruhi kualitas jaringan pulpa dan mempunyai dampak pada diagnosis kesehatan jaringan pulpa. Untuk mengetahui penurunan jumlah sel saraf gigi setelah pemberian lipopolisakarida (LPS) melalui jalur apoptosis intrinsik, dapat diketahui berdasarkan ekspresi kadar nitrotirosin dan F2 isoprostan.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 32 tikus Sprague Dawley pada gigi insisif rahang bawah, dibagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok kontrol hanya dilakukan access opening, sedangkan pada kelompok perlakuan dilakukan access opening dilanjutkan dengan diinduksi LPS Porphyromonas gingivalis, ditunggu 48 jam untuk membuat kondisi inflamasi dan diterminasi. Setelah itu dilakukan pembuatan sediaan preparate dan pengecatan imunohistokimia untuk melihat ekspresi nitrotirosin dan F2 isoprostan, sel saraf pulpa gigi juga diamati menggunakan hematoxylin dan pewarnaan eosin (HE). Terdapat perbedaan yang siknifikan pada ekspresi nitrotirosin dan F2 isoprostan, serta jumlah sel saraf antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Pemberian LPS menyebabkan peningkatan ekspresi nitrotirosin dan F2 isoprostan, sekaligus menurunkan jumlah sel saraf pulpa gigi.
Penulis: Galih Sampoerno, Widya Saraswati, Devi Eka Juniarti, Noor Azlin Yahya, Gabriela Kevina Alifen, Daniyal Lazuardi Ramadhan, Muhammad Alviandi Hefni.
Informasi detail dari riset dapat dilihat pada:
Galih Sampoerno, Widya Saraswati, Devi Eka Juniarti, Noor Azlin Yahya, Gabriela Kevina Alifen, Daniyal Lazuardi Ramadhan, Muhammad Alviandi Hefni (2024).
Expression of Nitrotyrosine and F2 Isoprostane after Administration of Lipopolysaccaride on Decreasing the Number of Dental Pulp Nerve Cells. Journal of International Dental and Medical Research.





