51动漫

51动漫 Official Website

Ekstrak Nigella sativa pada Epitel Gingiva yang Terpapar LPS Porphyromonas gingivalis dan Dampaknya pada Ekspresi TLR-4 dan NF-kB

Porphyromonas gingivalis (P. gingivalis) merupakan bakteri yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri komensal (baik) dan pathogen (jahat) dalam rongga mulut. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan inflamasi atau keradangan. Nigella sativa (N. sativa) merupakan bahan herbal yang memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba dan lainnya.

Salah satu bahan utama dari N. sativa yaitu thymoquinone.Thymoquinone merupakan bahan anti-inflamasi dan antimikrobial yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri gram negative (Staphylococcus aureus, P. gingivalis). Selain itu bahan ini menekan sitokin inflamasi seperti IL-1, IL-6, TNF-伪 and NF-魏B, and TLR-4.

Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan hewan coba tikus Wistar (Rattus norvegicus), sebanyak 45 ekor, usia 10-11 minggu, berat 150-170 gram, dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok C (LPS P.gingivalis), E1 (N. sativa + LPS P. gingivalis), E2 (P. gingivalis + N. sativa). Penelitian ini dilakukan untuk menjadi dasar pengembangan pencegahan penyakit periodontal dengan menekan peradangan menggunakan bahan herbal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi TLR-4 dan NF-kB meningkat pada epitel gingiva tikus Wistar setelah pemberian LPS P. gingivalis (kelompok C). Hal ini menunjukkan bahwa TLR-4 dan NF-kB memiliki peranan penting dalam respon inflamasi gingiva terhadap invasi bakteri pathogen. Ekspresi TLR-4 dan NF-kB menurun baik pada kelompok E1 (N. sativa + LPS P. gingivalis) sebagai tindakan preventif atau pencegahan maupun E2 (P. gingivalis + N. sativa) sebagai tindakan kuratif atau terapi. Berdasarkan penelitian ini, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bahan aktif apa saja yang dominan dari N. sativa dalam proses penyembuhan.

Penulis: Dr. Shafira Kurnia, drg., Sp. Perio (K)

Sumber:

 

AKSES CEPAT