Humas (23/10/2024) | Delegasi tidak henti-hentinya menorehkan prestasi. Baru-baru ini delgasi berhasil meraih juara 1 dan best speaker dalam kompetisi debat hukum nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Gorontalo. Delegasi ini terdiri dari Septi Tri Cahyanti (2021), Christhalia E. Tanra (2022), Devina Patricia (2023), dan Helena Dwiyanti Sugianto Putri (2023).
Kompetisi debat hukum yang diikuti oleh delegasi yaitu yang diselenggarakan pada 27-28 September 2024. Kompetisi tersebut dilaksanakan secara full online, dengan mengusung tema 淩eaktualisasi Nilai Nilai Pancasila Dalam Mewujudkan Negara Hukum yang Demokratis.

Thalia menyebutkan bahwa alasan MYMA FH UNAIR mengikuti perlombaan hanya mengisi waktu luang. Tentunya dengan waktu yang cukup, delegasi MYMA FH UNAIR melakukan persiapan sesuai dengan mekanisme perlombaan yang dibuat oleh panitia. Lebih lanjut, delegasi MYMA FH UNAIR mempersiapkan waktu latihan kurang lebih selama tiga minggu.
淭entunya kami bersyukur mampu menampilkan yang terbaik dalam kompetisi debat hukum Fordehkonsmero Law Fair, hingga berhasil meraih juara 1 dan best speaker. Meskipun tantangan terbesarnya yakni waktu latihan yang berubah-ubah menyesuaikan kesibukan masing-masing anggota, ucapnya.
Motivasi terbesar bagi Thalia dan tim yakni optimis dalam menyelesaikan perlombaan dengan meraih juara. 淜ami memiliki tanggung jawab yang besar ketika berlomba membawa nama FH UNAIR, sehingga apapun yang terjadi harus dilakukan secara maksimal, tuturnya.
Thalia menjelaskan bahwa sebagian besar topik perdebatan yang diangkat yakni seputar hukum tata negara, hukum administrasi, dan hak asasi manusia. Perlunya memahami topik perdebatan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan dalam kompetisi debat hukum. Ia menambahkan bahwa setiap perlombaan memiliki kesulitan tersendiri, solusinya terdapat pada komitmen untuk meraih keberhasilan.
Baca Juga:
淗arapannya bagi seluruh mahasiswa FH UNAIR untuk tidak takut mencoba tantangan baru dan keluar dari zona nyaman, agar mampu berkontribusi dalam prestasi dan mebawa harum nama FH UNAIR. Sebagai mahasiswa juga jangan melupakan kewajiban kuliah, sehingga seimbang antara peningkatan soft skill melalui perlombaan dan hard skill melalui pembelajaran akademik, pungkasnya.
Penulis : M. Akmal Syawal




