Sekolah Pascasarjana (SPS) 51¶¯Âþ (UNAIR) mengambil peran penting dalam memetakan kebutuhan inovasi daerah melalui pendekatan multidisiplin. Temu Bisnis yang melibatkan BRIDA Jatim dan KADIN Jatim diharapkan menghasilkan roadmap inovasi yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga relevan bagi persoalan strategis dan ekonomi Jawa Timur.
Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana UNAIR, Prof. Dr. Suparto Wijoyo, SH., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata peran SPS sebagai School of Collaborative Leadership. Acara ini mempertemukan tiga unsur utama inovasi: akademisi, pemerintah daerah, dan dunia usaha.
Memetakan Masalah Strategis dan Potensi Unggulan
Menurut Prof. Suparto Wijoyo, Temu Bisnis ini berfokus pada dua tujuan utama. Pertama, memetakan persoalan strategis yang perlu segera ditangani di Jawa Timur. Isu tersebut mencakup sektor kesehatan, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan potensi ekonomi daerah.
Kedua, acara ini bertujuan mengidentifikasi potensi unggulan UNAIR dari berbagai disiplin ilmu untuk dikolaborasikan menjadi solusi terukur. SPS UNAIR memiliki latar belakang keilmuan yang luas, mulai dari hukum, ekonomi, psikologi, ilmu sosial, hingga kesehatan, sehingga mampu merumuskan solusi komprehensif.
Prof. Suparto mencontohkan pengembangan Health Tourism yang digagas Direktur SPS UNAIR. Inisiatif ini menuntut kontribusi lintas disiplin, seperti dukungan manajemen bisnis, kerangka hukum dan regulasi, serta promosi budaya dan pariwisata.
Menjamin Riset Berlanjut ke Tahap Hilirisasi
Prof. Suparto Wijoyo menekankan bahwa tantangan terbesar ekosistem inovasi adalah memastikan hasil riset dapat dihilirkan dan memasuki tahap industri. SPS UNAIR berkomitmen untuk menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat ditindaklanjuti oleh BRIDA Jatim dan KADIN Jatim.
Riset yang telah siap diuji coba akan diarahkan menuju pengembangan prototype. Sementara itu, riset yang lebih matang akan didorong menuju tahap komersialisasi. Dengan langkah ini, SPS UNAIR ingin mempercepat proses adopsi inovasi oleh pelaku industri sekaligus memastikan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah.
Menuju Pusat Riset Berorientasi Solusi
Melalui kolaborasi ini, SPS UNAIR menargetkan agar hasil penelitian tidak berhenti menjadi tugas akhir atau publikasi ilmiah, tetapi berkembang menjadi produk nyata yang memperkuat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Prof. Suparto menegaskan kesiapan SPS UNAIR untuk menjadi pusat riset daerah yang berorientasi solusi dan berkelanjutan.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




