51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Faktor-faktor Kecemasan Ibu dalam Membawa Anak ke Dokter Gigi Selama Pandemi COVID-19

Faktor-faktor Kecemasan Ibu dalam Membawa Anak ke Dokter Gigi Selama Pandemi COVID-19
(sumber: Klinik Imaya)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia saat ini sedang menyusun rencana aksi berdasarkan peta jalan jangka panjang untuk layanan kesehatan gigi dan mulut (2015“2030). Namun, target untuk memastikan semua anak Indonesia berusia 12 tahun ke bawah bebas karies gigi pada tahun 2030 tampaknya masih jauh dari tercapai. Berdasarkan hasil tinjauan sistematis dan meta-analisis, prevalensi karies gigi pada anak-anak di Indonesia mencapai 72%, dengan interval 71%“81%. Angka ini tampaknya memburuk selama pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19), karena praktek gigi merupakan salah satu area yang paling rentan terhadap transmisi COVID-19.

Selama pandemi COVID-19, praktek kedokteran gigi dibatasi hanya untuk kasus darurat dan kondisi kesehatan mulut yang mengancam nyawa, seperti perdarahan, nyeri berat, atau infeksi. Jumlah praktek kedokteran gigi anak-anak juga menurun sebesar 89% pada waktu itu. Untuk mencegah transmisi COVID-19, kantor dokter gigi harus mengikuti protokol kesehatan. Meskipun protokol tersebut diterapkan, sekitar 49% orang tua tetap mengalami kecemasan sedang, dan 16% mengalami kecemasan ekstrem tentang membawa anak mereka ke dokter gigi selama pandemi. Survei awal kami juga mengungkapkan bahwa 50% ibu di kota Surabaya dengan anak-anak berusia 6“12 tahun merasa cemas dan menghindari membawa anak mereka ke dokter gigi selama pandemi; lebih jauh lagi, 90% dari mereka lebih memilih merawat sakit gigi anak mereka di rumah. Kondisi ini mungkin berdampak negatif pada perawatan gigi anak-anak, meningkatkan risiko karies gigi.

Menurut teori kognitif sosial (Social Cognitive Theory/SCT), pengaruh internal dan eksternal dapat memengaruhi perilaku seseorang, menghasilkan hubungan dinamis antara faktor pribadi (kognitif), perilaku, dan lingkungan. Belum ada penelitian mengenai variabel internal dan eksternal yang mempengaruhi kecemasan ibu terkait membawa anak mereka ke dokter gigi selama pandemi COVID-19. Oleh karena itu, penyelidikan terhadap interaksi faktor-faktor internal dan eksternal ini sangat penting untuk merancang pendekatan yang sesuai dalam perawatan gigi anak untuk pandemi-pandemi mendatang. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kecemasan ibu dalam membawa anak mereka ke dokter gigi selama pandemi COVID-19.

Penulis: Dini Setyowati

Link:

Baca juga: Epilepsi Intraktabel Pada Anak

AKSES CEPAT