UNAIR NEWS – (FEB) 51动漫 (UNAIR) bekerja sama dengan Mandiri Tunas Finance (MTP) dalam menyelenggarakan seminar MTP Goes to Campus pada Kamis (23/10/2025) di Aula Fadjar Notonegoro, Gedung FEB, Kampus Dharmawangsa-B. Seminar ini menggandeng Direktur Utama MTP Pinohadi G Sumardi untuk membahas kesiapan mahasiswa dalam memulai karier dan kemampuan mengatur finansial.
Tantangan Finansial Gen Z
Pinohadi menyoroti beragam tantangan yang Gen Z alami dalam menghadapi perkembangan teknologi finansial. Dalam paparannya, ia menyebutkan bahwa rendahnya literasi keuangan di kalangan anak muda berpotensi menjerumuskan mereka pada berbagai kesalahan pengelolaan keuangan.
Terdapat tiga tantangan utama yang saat ini harus Gen Z hadapi. Antara lain, terjebak dalam penawaran investasi dan pinjaman online ilegal, gaya hidup konsumtif berlebihan (over consumerism), dorongan instant gratification, dan ketidaksiapan dana darurat. Fenomena ini diperburuk dengan munculnya perilaku doom spending, yaitu kebiasaan membeli barang atau layanan non-esensial sebagai pelarian dari rasa cemas terhadap kondisi ekonomi di masa depan.
淔enomena-fenomena yang merugikan secara finansial ini marak sekali sekarang. Karena itu, perencanaan itu penting sekali. Kalau nggak punya rencana, secara tidak langsung kalian sudah merencanakan kegagalan kalian, tegasnya.
Manfaat Perencanaan Keuangan
Lebih lanjut, Pinohadi menyebut sejumlah manfaat dari perencanaan keuangan. Antara lain menjaga kestabilan keuangan, membantu menentukan prioritas dan tujuan, menghindari kesalahan dalam pengelolaan finansial, menata arus kas agar lebih teratur, dan meningkatkan literasi dan kesadaran keuangan masyarakat.
淪ekarang banyak generasi muda yang mengharapkan kekayaan instan. Jangan tergoda sama iming-iming instant wealth gitu, nggak masuk akal. Semuanya itu butuh proses. Makanya orientasinya harus diubah, terutama untuk pelajar gini, lebih baik fokus di saving, jelasnya.
Pinohadi juga memperkenalkan konsep hierarchy of financial needs yang menggambarkan tahapan perencanaan keuangan ideal. Mulai dari cashflow (pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, papan, dan sandang), financial security (dana darurat dan asuransi), building wealth (menabung dan berinvestasi jangka panjang), financial freedom (perencanaan pensiun dan pendidikan), hingga mencapai tahap legacy (perencanaan waris dan donasi sosial).
淧emahaman dan perencanaan keuangan ini yang membedakan nasib seseorang. Jadi, rencanakan keuangan kalian dengan matang supaya pola konsumsi tetap terjaga dan tangguh secara finansial juga, tutupnya.
Penulis: Dinnaya Mahashofia
Editor: Yulia Rohmawati





