UNAIR NEWS – Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, sukseskan kegiatan seminar nasional bertajuk Beyond Borders: New Frameworks for Translanguaging in a Globalized City. Kegiatan itu berlangsung pada Jumat (3/10/2025) di Mahapahit Hall, Gedung ASEEC, Kampus Dharmawangsa – B.
Eksplorasi Ilmu untuk Masyarakat
Dalam sambutannya, Dr Layli Hamidah SS MHum, selaku Ketua Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, menekankan pentingnya tugas universitas sebagai lembaga yang seharusnya sadar akan manfaat translanguaging di era digital.
淭ugas universitas adalah terus mengeksplorasi ilmu dan menyampaikannya pada masyarakat karena ilmu akan berkembang. Apa yang terkandung dalam ilmu sudah seharusnya bisa diketahui oleh masyarakat agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. jelasnya.
Ia berpesan pada mahasiswa agar dapat berpartisipasi dan terjun langsung dalam studi-studi yang berhubungan dengan translanguaging.淪aya berharap, semoga mahasiswa yang sebenarnya adalah agent of change dapat membawa ilmu ini ke masyarakat yang lebih luas, imbuhnya.
Translanguage dalam Globalisasi
Sementara itu, Dekan FIB UNAIR, Syahrur Marta Dwi Susilo SS MA PhD menjelaskan bahwa translanguaging dapat memunculkan fenomena globalisasi yang berkembang saat ini. 淪aya banyak menemukan fenomena terkait translanguaging yang mengangkat beberapa fenomena kebahasaan. Contohnya Jepang, banyak sekali bahasa Inggris yang kemudian menjadi bahasa Jepang dan dipahami baik oleh orang asing atau orang jepang itu sendiri, ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa translanguaging menjadi tantangan tersendiri dalam bidang bahasa ditambah dengan adanya visualisasi yang demikian kuat di era digitalisasi selama ini. Translanguaging merupakan sebuah fenomena yang mana budaya lokal dan global bertemu dalam konteks kebahasaan.
淢ungkin dari sini dapat kita teliti lebih lanjut sehingga dapat menjadi suatu ilmu yang meluas. Seperti kata Saussure dalam linguistik umumnya yang menjelaskan tujuan linguistik sebagai satu fenomena standart global, tutupnya.
Penulis: Putri Andini
Penulis: Khefti Al Mawalia





