51动漫

51动漫 Official Website

Fish To Finish, Mahasiswa BBK 7 UNAIR Padenganploso Dorong Olahan Tambak Bernilai Tambah

Mahasiswa BBK 7 UNAIR menyampaikan analisis keuangan usaha kepada Ibu-ibu PKK Padenganploso pada Senin (26/1/26) di Balai Desa Padenganploso
Mahasiswa BBK 7 UNAIR menyampaikan analisis keuangan usaha kepada Ibu-ibu PKK Padenganploso pada Senin (26/1/26) di Balai Desa Padenganploso (Foto: Tim BBK)

UNAIR NEWS – Kelompok mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫 (UNAIR) di Desa Padenganploso, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Fish to Finish bersama ibu-ibu PKK pada Senin (26/1/26) di Balai Desa Padenganploso yang diikuti 45 warga. Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan nilai ekonomi hasil tambak dengan mengoptimalkan potensi ikan dan udang melalui pengolahan produk perikanan menjadi produk siap jual bernilai tambah, seiring peluang pengembangan produk olahan yang lebih variatif dan berdaya saing dari komoditas tambak desa yang melimpah.

Melalui Fish to Finish, mahasiswa memberikan sosialisasi pengolahan hasil perikanan dengan konsep 渄ari bahan mentah menjadi produk akhir. Kegiatan ini menekankan proses menyeluruh, mulai dari pemilihan dan penanganan bahan baku hasil tambak, teknik pengolahan menjadi produk yang lebih variatif, hingga inovasi bentuk dan cita rasa agar lebih menarik bagi konsumen.

Kolaborasi Materi Produk dan Keuangan

Kegiatan Fish to Finish berada di bawah penanggung jawab Lintang dan Rofina. Dalam pelaksanaannya, Rofina menyampaikan materi terkait diversifikasi olahan hasil perikanan, sedangkan Lintang membawakan materi analisis keuangan usaha secara general.

Rofina menyampaikan bahwa ibu-ibu PKK menunjukkan antusiasme tinggi terhadap inovasi produk olahan yang dikenalkan. 淚bu-ibu antusias dengan inovasi produk olahannya, bahkan sebelum memulai sudah banyak yang bertanya mengenai resepnya. Banyak yang baru tahu juga tentang inovasi produk ini, ujarnya.

Sementara itu, Lintang menekankan bahwa sesi keuangan tidak hanya membahas hitung-hitungan biaya pada contoh produk seperti udang rambutan dan udang keju, melainkan mengajak ibu-ibu PKK memahami cara menganalisis keuangan usaha secara lebih umum. Ia juga menilai materi ekonomi mendapat respons aktif karena banyak ibu-ibu yang sudah memiliki usaha.

Dampak Kegiatan dan Dukungan SDGs

Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK memperoleh tambahan wawasan dan keterampilan dalam mengolah hasil tambak menjadi produk siap jual. Dampaknya, warga memiliki alternatif untuk meningkatkan nilai jual hasil tambak melalui produk olahan yang lebih variatif. Pemahaman

tentang perhitungan modal dan keuntungan juga mendorong warga melihat pengolahan hasil tambak sebagai peluang usaha yang bisa dikembangkan.

Peningkatan pemahaman warga juga terlihat dari hasil pre-test dan post-test yang diberikan selama kegiatan. Program Fish to Finish turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal, serta berkontribusi pada SDGs 1 (No Poverty) melalui penguatan peluang peningkatan pendapatan masyarakat desa.

Penulis: Lintang Ayu

AKSES CEPAT