51动漫

51动漫 Official Website

Fitokimia dan Potensi Obat Antidiabetes Serta Peredam Radikal Bebas Dari Tumbuhan Species Diospyros

Penduduk lokal yang tinggal di daerah berhutan telah lama mengandalkan produk hutan non-kayu (NTFP) untuk upacara tradisional, makanan, dan obat-obatan mereka. Sebagai produk hutan non-kayu, tanaman obat memiliki minat karena digunakan oleh penduduk lokal di wilayah Kalimantan Timur untuk obat tradisional lokal. Dalam mencari antidiabetik dan antioksidan potensial baru yang dibuat dari sumber daya alam, para penulis berfokus pada tanaman obat yang secara tradisional digunakan di Kalimantan Timur dan data etnofarmakologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran ganda produk hutan non-kayu, seperti tiga spesies Diospyros, dalam menghambat 伪-glukosidase, aktivitas antioksidan (aktivitas penangkapan radikal bebas terhadap DPPH dan ABTS), dan aktivitas in-vitro CUPRAC.

Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas penghambatan 伪-glukosidase terkuat ditemukan dalam ekstrak residu etil asetat dan etanol dari Diospyros celebica Bakh, dengan nilai IC50 masing-masing 4.5804卤0.14 渭g/mL dan 3.8236卤0.19 渭g/mL, yang lebih kuat daripada kuersetin sebagai standar positif. Selain itu, uji antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak daun dari tiga spesies Diospyros dari Kalimantan Timur adalah sumber antioksidan alami yang sangat baik, seperti yang ditunjukkan oleh nilai SC50. Temuan dari penelitian ini mendukung dan memvalidasi penggunaan ekstrak daun dari tiga spesies Diospyros dalam pengobatan tradisional Kalimantan Timur. Penulis: Rico Ramadhan

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada artikel ilmiah di:

AKSES CEPAT