51动漫

51动漫 Official Website

FK UNAIR Kenalkan 5 Strategi Digital Start Up Terobos Target Market

Mohammad Nurdin Zuhri dr Sp M FICS RFP AEPP dalam kegiatan Airlangga Webinar Conference Series (AWCS). (Dokumen Pribadi)

UNAIR NEWS  Rayakan Dies Natalis ke-109, Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR menggelar Airlangga Webinar Conference Series (AWCS) pada Kamis (18/8/2022). Kali ini kegiatan mengusung tema Current Shifting in Healthcares Sector: FK UNAIR Answers The Challenges, dengan speaker pertama mengundang Mohammad Nurdin Zuhri dr Sp M FICS RFP AEPP.

Dokter Nurdin merupakan founder start-up dari Kuliah Online (KulON) dan KulEvent by KulON.  Ia menyampaikan materi tentang How to Build a Start Up as a Clinical: The Do and Dont檚. Dokter Nurdin Zuhri mengenalkan start-up kepada peserta webinar.

Menurutnya, pengertian start-up yang mudah dipahami dan dimengerti yakni bisnis yang menyangkut kegiatan jual beli barang atau jasa dengan basis teknologi. Start-up adalah sebuah bisnis dengan mencari profit yang menjual barang dan jasa yang memungkinkan untuk grow ratusan bahkan ribuan kali, tanpa cost ikut naik dengan menggunakan teknologi sebagai landasan dasar, ujarnya kepada peserta.

Lima Strategi

Menurut dokter Nurdin, sebagai dokter sekaligus pebisnis harus dapat memahami lima strategi digital start-up agar dapat memasuki pasar.

Pertama, gerilya. Hal ini dilakukan mengingat market yang tidak mungkin ada penguasa tunggal. Contohnya peer-to-peer (P2P)lending dan caf茅. Kedua, kingdom far-far away. Yakni, model bisnis sukses yang ditiru di tempat lain, seperti Gojek, Tokopedia, Xiaomie, Traveloka, dan lainnya.

Ketiga, powerful stronghold. Yaitu model bisnis yang diibaratkan dengan benteng yang tidak dapat ditembus dan start-up tersebutlah yang menjadi penguasanya. Contohnya, bioskop yang menjual popcorn, OVO, dan App Store. Keempat, super niche. Yakni, start-up yang dinilai sangat kecil dan eksklusif sehingga tidak banyak memiliki competitor, seperti halnya Tato Apps dan NLC. Kelima, new killer app, penawaran solusi baru yang berpotensi menguasai dunia. Contohnya Apple, Google, Amazon, dan lainnya.

Jangan Terlalu Idealis

Tidak hanya itu, dokter Nurdin turut menyampaikan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan seorang dokter sekaligus pebisnis dalam melangsungkan usahanya. Menurutnya, jangan terlalu idealis dengan ide yang ditemukan. Hal ini bisa saja tidak sesuai dengan harapan. Kemudian, sebagai dokter jangan buta finansial. Hal inilah yang terkang menurutnya tidak dipahami seorang dokter. 淜ita jadi dokter sering kali praktek, tapi pengetahuan finansial masih kurang, katanya. (*)

Penulis: Septiana Wulandari

Editor: Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT