UNAIR NEWS – Dekan Fakultas Kedokteran (FK) 51动漫 (UNAIR) Prof. Dr. dr. Soetojo, SpU (K) resmi memberangkatkan 240 mahasiswa yang akan menggelar kegiatan bakti sosial angkatan 2016 ke Desa Ngempit, Kecamatan Kraton, Pasuruan. Di sana, para mahasiswa ini akan melakukan bakti sosial selama lima hari.
Di depan ratusan mahasiswa, Dekan FK UNAIR Prof Soetojo mengungkapkan rasa bahagia karena baksos tahunan yang selama ini menjadi salah satu event andalan FK UNAIR dapat kembali terlaksana. Seremoni pemberangkatan ratusan mahasiswa dari prodi S1 Pendidikan Dokter serta prodi Bidan angkatan 2016 ditandai dengan acara pelepasan balon ke udara, di halaman utama FK UNAIR, Kamis (26/7).
淜egiatan baksos memang tidak ada di dalam kurikulum. Namun kegiatan ini sangat penting untuk mengasah kepekaan kalian ketika akan menghadapi masyarakat nantinya, ungkap Prof Soetojo.
Prof Soetojo berharap, melalui kegiatan ini para calon dokter dan calon bidan dapat memetik pengalaman berharga sebagai bekal mereka dalam menjalankan profesinya nanti.
淭eori bisa kalian peroleh ketika kuliah. Sementara kepekaan sosial harus sering diasah melalui kegiatan baksos semacam ini. Semoga bisa membuka wawasan kalian untuk mengenal lebih dekat potret kesehatan masyarakat Desa Ngempit, ujarnya.
Bakti sosial angkatan FK UNAIR kali ini bernama ATRIUM yang merupakan singkatan dari 淎bdi Sinoatrial untuk Masyarakat. Sementara tema acara yang diusung adalah Svasthakarya : Masyarakat Sehat, Mandiri, dan Berkarya.
Ketua baksos angkatan 2016 Nandha Pratama Mahardika mengungkapkan, seluruh peserta baksos telah siap dengan serangkaian agenda kegiatan edukatif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat Desa Ngempit selama sepekan.
Mulai dari kegiatan tabligh akbar, pengobatan gratis, donor darah, kegiatan operasi jentik nyamuk ke masing-masing rumah warga, pelatihan jurnalistik untuk para remaja karang taruna, penyuluhan Tuberculosis, pelatihan pengolahan limbah plastik, jalan sehat, hingga kegiatan edukatif lainnya untuk anak-anak sekolah dasar di sana.

Kegiatan baksos di Desa Ngempit sebenarnya telah berlangsung sejak dua tahun lalu. Dua angkatan mahasiswa FK UNAIR sebelumnya telah menjalankan berbagai macam program kegiatan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan bersih.
Nandha mengungkapkan permasalahan kesehatan dan sanitasi masih menjadi problem tersendiri di Desa Ngempit. Untuk itu, Desa Ngempit dipilih menjadi desa binaan.
淪ekalipun masing-masing rumah rumah warga telah dilengkapi dengan fasilitas toilet serta dapur yang memadai, namun mayoritas warga masih memanfaatkan air sungai sebagai media untuk mendukung aktivitas rumah tangga seperti mencuci, mandi, bahkan buang air besar (BAB),漸ngkapnya.
Selain problem kesehatan lingkungan dan sanitasi, sejumlah penyakit juga masih mewabah di wilayah tersebut. Seperti demam berdarah maupun Tuberculosis (TB). Itulah mengapa dalam rangkaian kegiatan bakti sosial kali ini tim baksos menyelipkan agenda kegiatan operasi jentik nyamuk ke masing-masing rumah warga dan penyuluhan penyakit TB kepada masyarakat setempat.
Nandha berharap, program kegiatan sosial yang diusung pada gelaran baksos kali ini dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat Desa Ngempit.
Selain mengadakan berbagai kegiatan sosial kesehatan, tim baksos juga akan menggelar acara unik bernama Master Pisang Kreasi. Seperti namanya, Master Pisang Kreasi merupakan kegiatan pelatihan tentang cara mengolah pisang.
Di Pasuruan, utamanya Desa Ngempit, pisang menjadi bahan komoditas utama. Agar masyarakat dapat memaksimalkan hasil komoditas di wilayah tersebut, tim baksos akan mengajak warga belajar sekaligus praktik langsung cara mengolah pisang.
Yang menarik, dalam praktiknya warga akan diberi kesempatan untuk mengkreasikan hasil olahan pisang, kemudian dilombakan. Panitia baksos berharap acara ini dapat memotivasi warga agar memaksimalkan komoditas unggulan di desa mereka sehingga berpeluang menjadi bisnis yang dapat memajukan desa setempat.
Acara Master Pisang Kreasi rencananya akan diselenggarakan untuk memeriahkan puncak penutupan acara baksos angkatan 2016 FK UNAIR, pada Minggu mendatang. (*)
Penulis : Sefya Hayu Istigfaricha
Editor : Binti Q. Masruroh





