51动漫

51动漫 Official Website

FK UNAIR X Teman Autis Ajak Masyarakat Kenali Gangguan Autisme pada Anak

Prof Dr dr Prastiya Indra Gunawan SpA Sub Sp Neuro menyampaikan sambutan dalam webinar FK UNAIR X Teman Autis. (Foto: Istimewa)
Prof Dr dr Prastiya Indra Gunawan SpA Sub Sp Neuro menyampaikan sambutan dalam webinar FK UNAIR X Teman Autis. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Fakultas Kedokteran (FK) 51动漫 (UNAIR) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat melalui Webinar bertajuk Lebih Dekat dengan Gangguan Spektrum Autisme. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring pada Sabtu (28/6/2025) melalui kanal Zoom Meeting dan dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari masyarakat umum.

Kegiatan kolaborasi antara FK UNAIR dengan Teman Autis itu menghadirkan tiga sesi wicara yaitu Sesi 1: Deteksi Dini Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme yang menggandeng Sunny Mariana Samosir dr M Ked Klin SpA sebagai pembicara. Sesi 2: Penyakit Penyerta pada Gangguan Spektrum Autisme dengan Riza Noviandi dr SpA Sub Sp Neuro sebagai pembicara. Serta sesi terakhir bersama pembicara Dr Yunias Setiawati dr Sp K J Subsp A R (K) FISCM dalam Sesi 3: Peran Vital Keluarga dalam Tumbuh Kembang Anak dengan Spektrum Autisme Membangun Sinergi Pola Asuh yang Positif.

Prof Dr dr Prastiya Indra Gunawan SpA Sub Sp Neuro yang merupakan guru besar FK UNAIR dalam sambutannya menyatakan bahwa kasus autisme pada anak di masyarakat banyak yang masih belum bisa dideteksi dengan baik. Salah satu alasannya karena pengetahuan masyarakat tentang gejala autisme masih sangat terbatas. 

淥leh karena itu, kami ingin memberikan edukasi bagaimana mendiagnosis gangguan autisme, bagaimana cara melakukan skrining anak-anak autis, dan juga bagaimana kita dapat melakukan tata laksana yang baik pada anak-anak autis, ujar Prof Prastiya.

Ia menyebutkan bahwa masih banyak anak-anak autis yang datang terlambat untuk berobat ke rumah sakit. 淯sianya sudah besar-besar, 5 tahun atau 6 tahun baru datang ke rumah sakit karena tidak bisa bicara atau anaknya hiperaktif, terang Prof Prastiya. Hal tersebut menyebabkan penanganan untuk anak autis menjadi kurang maksimal karena upaya intervensi yang baik adalah ketika dilakukan sejak usia dini. 

淯ntuk itu webinar kali ini akan fokus tentang mengenal autisme lebih dekat agar kita bisa mendiagnosis dengan lebih baik dan cepat, terangnya.

Prof Prastiya mengatakan bahwa anak dengan gangguan autisme memiliki masa depan yang lebih baik. Hal itu bisa terwujud apabila gangguan autisme bisa dikenali, didiagnosis, dan dilakukan intervensi sejak lebih dini.

Penulis: Septy Dwi Bahari Putri

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT