UNAIR NEWS – 诲补苍听 kembali menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN). Tahun ini, merupakan gelaran yang ke 14 sejak pertama didirikan pada 12 September 2010. Kegiatan itu berlangsung di Halaman Depan RS Gigi dan Mulut Pendidikan 51动漫 (RSGM UNAIR), Kampus Dharmahusada pada (10/9/2023).
Direktur RSGM,Prof RM Coen Pramono drg Su Sp BMM Subsp Ortognat D(K) FICS menyampaikan, gelaran ini merupakan bentuk dukungan FKG UNAIR pada pemerintah untuk menangani permasalahan gigi dan mulut pada anak di Indonesia khususnya Kota Surabaya. Ia menambahkan, akan ada 750 masyarakat Surabaya yang mendapatkan fasilitas kesehatan secara gratis dari 10 September -12 September.
Pengabdian Masyarakat
Dekan FKG UNAIR, Prof Dr Muhammad Luthfi drg M Kes menjelaskan hal ini merupakan bentuk upaya FKG UNAIR mewujudkan tri dharma perguruan tinggi dalam pengabdian masyarakat. Melihat tingginya angka kasus permasalahan gigi dan mulut oleh anak-anak dan dewasa di Kota Surabaya.
Sebesar 50 persen anak-anak dan orang dewasa di Kota Surabaya mengalami permasalahan gigi dan mulut. Perlunya, kolaborasi dan kerjasama untuk dapat menurunkan angka permasalahan tersebut di Kota Surabaya. Peran sekolah dan perguruan tinggi memiliki pengaruh besar dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
Ia menambahkan, mahasiswa akan turut andil dalam membantu menurunkan angka permasalahan gigi dan mulut. Nantinya, akan disusun dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
淭entunya, hal ini akan membentuk mahasiswa yang peduli akan kesehatan masyarakat dan sebagai generasi penerus untuk melanjutkan program ini, paparnya.
Apresiasi Tinggi
Mewakili Rektor UNAIR, Prof DrMuhammad Madyan SE MSi MFin mengucapkan, rasa terimakasihnya kepada FKG UNAIR dan drg Ratu Mirah Afifah GCClinDent MDSc selaku Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia telah mendukung kelancaran program BKGN tahun ini.
Ia menambahkan, gelaran ini tak hanya memberikan edukasi namun juga pelayanan kesehatan dengan wujud promotif dan preventif untuk mendukung pemerintah menurunkan angka kasus gigi dan mulut di Kota Surabaya. 淚ni merupakan refleksi dari kesehatan gigi dan mulut bersama menteri kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh kalangan masyarakat serta mengembalikan senyum dari anak-anak penerus bangsa Indonesia, tegasnya.(*)
Penulis: Satrio Dwi Naryo
Editor: Khefti Al Mawalia





