UNAIR NEWS – Pencapaian membanggakan kembali UNAIR dapatkan melalui (FKH) dan Program Studi Kedokteran Hewan FIKKIA. UNAIR berhasil masuk ke dalam deretan Top 100 dunia QS World University Ranking (WUR) by Subject 2025. FKH UNAIR menempati ranking 51-100 dalam bidang Veterinary Science. FKH UNAIR menjadi satu-satunya Fakultas Kedokteran Hewan di Indonesia yang meraih pencapaian luar biasa ini.
Dekan FKH UNAIR, Prof Dr Mirni Lamid MP drh, mengucapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia menganggap prestasi ini sebagai kado terindah bagi FKH pada tahun 2025. 淚ni merupakan hadiah terindah tahun ini di FKH. Kami sudah mempersiapkan ini jauh-jauh hari, sehingga bukan capaian yang ujug-ujug. Setiap tahun kita melakukan evaluasi dan kami berusaha bagaimana FKH ini mendapatkan rekognisi internasional.
Upaya dan Strategi
Prof Mirni memaparkan upaya yang telah FKH UNAIR lakukan untuk mencapai prestasi tersebut. FKH mengedepankan pengembangan keahlian dan potensi sivitas akademikanya melalui pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. Selain itu, FKH memiliki laboratorium makanan ternak terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) di dalam divisi peternakan yang menjadi satu-satunya di Indonesia. Keunggulan lain diantaranya terdapat pada bidang one health, biologi reproduksi, dan klinik.
Di tingkat internasional, FKH UNAIR juga seringkali menjalin kerja sama dengan peneliti di luar negeri. 淜ami melakukan kerja sama riset dan publikasi bersama dengan menggandeng peneliti dari kampus di luar negeri. Kami juga menyelenggarakan seminar internasional setiap tahun dan mengundang narasumber-narasumber yang menjadi Academic Peer List (APL) kami, jelas Prof Mirni.
Lebih lanjut, Prof Mirni menyampaikan bahwa FKH UNAIR memiliki H-indeks dan employee reputation yang sangat baik, sehingga membawa UNAIR meraih peringkat ini. Hasil publikasi para dosen FKH telah banyak disitasi oleh peneliti lain. FKH juga unggul dalam penyelenggaraan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Banyak mahasiswa dari perguruan tinggi lain yang menempuh pendidikan selama satu semester penuh di FKH UNAIR.
Target Selanjutnya
Tak hanya menjadi nomor satu di Indonesia, FKH UNAIR juga telah menembus peringkat tiga besar di Asia. Prof Mirni menyebut bahwa prestasi ini harus dipertahankan dan juga ditingkatkan. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi dan kekompakan untuk mencapai hasil yang maksimal. Dengan kolaborasi, Prof Mirni berharap FKH UNAIR dapat meningkatkan peringkat di Asia atau bahkan menyamai kampus-kampus di Eropa dan Amerika.
淜ami akan terus berkolaborasi di bidang penelitian, baik di dalam maupun luar negeri. Dalam pendidikan, kami akan terus meng-update pola pembelajaran. Riset serta pengabdian masyarakat berskala internasional juga akan terus ditingkatkan, jelas Prof Mirni.
Penulis: Khumairok Nurisofwatin
Editor: Edwin Fatahuddin





